Pria Glendale Divonis Hampir 5 Tahun Penjara atas Peran dalam Jaringan Narkoba Darknet

Seorang pria asal Glendale, California, dijatuhi hukuman hampir lima tahun penjara federal atas keterlibatannya dalam operasi perdagangan narkoba melalui darknet yang menjual kokain, metamfetamin, MDMA, dan ketamin ke pelanggan di seluruh Amerika Serikat.

Davit Avalyan (36) dijatuhi hukuman 57 bulan penjara oleh Hakim Distrik AS Percy Anderson di Los Angeles setelah mengaku bersalah pada Oktober 2025 atas satu dakwaan konspirasi distribusi narkotika.

Jaringan Beroperasi Sejak 2018

Avalyan merupakan terdakwa terakhir dari empat orang dalam kasus ini yang dijatuhi hukuman. Tiga rekannya, Hayk Grigoryan (alias Hayk Greg), Gurgen Nersesyan (alias Guro Tiko), dan Hrant Gevorgyan, sebelumnya telah menerima hukuman masing-masing 10 tahun, 43 bulan, dan 24 bulan penjara.

Menurut jaksa, kelompok tersebut menjalankan operasi sejak September 2018 hingga Februari 2025 dengan mengelola jaringan besar akun vendor darknet. Mereka mengoperasikan berbagai etalase daring dengan nama seperti JoyInc, PlanetHollywood, dan LaFarmacia di sejumlah marketplace narkotika bawah tanah.

Penjualan via Cryptocurrency dan Pengiriman Pos

Berdasarkan dokumen pengadilan, para terdakwa mengemas narkoba dalam paket dan mengirimkannya melalui kantor pos serta kotak surat di Los Angeles County dan lokasi lain.

Akun JoyInc, salah satu entitas utama dalam jaringan tersebut, diyakini telah aktif sejak 2018 dan disebut sebagai salah satu distributor metamfetamin dan kokain paling produktif di darknet.

Vendor dengan nama JoyInc, LaFarmacia, WhiteDoc, JanesAddiction, DaShop, WhiteRepublic, Tomorowland, PlanetHollywood, DopeValley, dan Major2Minor menjual narkoba kepada pelanggan melalui berbagai marketplace darknet dengan imbalan cryptocurrency seperti Bitcoin dan Monero.

Marketplace yang digunakan meliputi Dream Market, Wallstreet, Empire, Silk Road 3.1, ToRReZ, Dark0de, World Market, Tor2Door, alphabay, Incognito, ASAP, Ares, MGM Grand, Archetyp, Abacus, DrugHub, dan DarkMatter.

Investigasi Dipimpin FBI JCODE

Penyelidikan dipimpin oleh tim JCODE (Joint Criminal Opioid Darknet Enforcement) milik FBI, yang berfokus membongkar jaringan kriminal yang memanfaatkan darknet untuk perdagangan narkotika.

Operasi ini juga didukung oleh U.S. Postal Inspection Service, Drug Enforcement Administration (DEA), IRS Criminal Investigation, dan Departemen Kepolisian Los Angeles.

Kasus Lain Terkait Marketplace Darknet

Kasus Avalyan merupakan bagian dari rangkaian penegakan hukum terhadap aktivitas perdagangan narkoba daring.

Awal bulan ini, seorang pria asal Taiwan dijatuhi hukuman 30 tahun penjara karena mengoperasikan Incognito Market, marketplace narkotika daring besar yang dikaitkan dengan lebih dari 105 juta dolar AS transaksi ilegal.

Pada Januari, seorang warga Slovakia mengaku bersalah atas perannya dalam pengoperasian marketplace darknet yang menjual narkoba, layanan kejahatan siber, dokumen identitas palsu, serta data pribadi curian. Sementara itu, seorang pria asal Virginia yang turut mendirikan Empire Market juga mengaku bersalah atas dakwaan konspirasi narkotika terkait transaksi ilegal senilai sekitar 430 juta dolar AS.

Vonis terhadap Avalyan menegaskan komitmen aparat penegak hukum AS dalam membongkar jaringan perdagangan narkoba berbasis darknet yang memanfaatkan anonimitas dan pembayaran kripto untuk menjalankan bisnis ilegal lintas negara.

Exit mobile version