Microsoft mengumumkan bahwa Exchange Web Services (EWS) untuk layanan Exchange Online akan resmi dihentikan pada April 2027. Keputusan ini menandai akhir perjalanan API lintas platform tersebut setelah hampir dua dekade digunakan oleh pengembang dan administrator TI di berbagai lingkungan enterprise.
EWS selama ini menjadi fondasi bagi pengembangan aplikasi yang mengakses item mailbox Exchange, seperti email, kalender, dan kontak. API ini digunakan baik pada Exchange Online maupun instalasi Exchange Server on-premises sejak era Exchange Server 2007. Namun, Microsoft menilai arsitektur EWS tidak lagi sejalan dengan kebutuhan keamanan, skalabilitas, dan keandalan modern.
Sebagai bagian dari proses pensiun bertahap, Microsoft akan mulai memblokir EWS di Exchange Online secara default pada 1 Oktober 2026. Administrator masih diberi opsi mempertahankan akses sementara melalui mekanisme application allowlist. Penutupan total tanpa pengecualian dijadwalkan berlaku pada 1 April 2027.
Administrator yang telah membuat allowlist dan mengonfigurasi pengaturan terkait hingga akhir Agustus 2026 akan dikecualikan dari pemblokiran otomatis pada Oktober. Sementara itu, mulai September 2026, Microsoft akan mengisi allowlist secara otomatis bagi organisasi yang belum melakukannya sendiri, berdasarkan pola penggunaan masing-masing tenant.
Microsoft juga mengisyaratkan kemungkinan pelaksanaan scream tests, yakni penonaktifan EWS secara sementara untuk mengungkap ketergantungan tersembunyi sebelum penghentian final. Seluruh proses ini akan dikomunikasikan secara berkala melalui notifikasi di Message Center, lengkap dengan pengingat spesifik tenant dan ringkasan penggunaan.
Penting dicatat, kebijakan pensiun ini hanya berlaku untuk Microsoft 365 dan Exchange Online. EWS tetap dapat digunakan pada instalasi Exchange Server on-premises. Dengan kata lain, lingkungan hybrid akan memiliki perlakuan berbeda tergantung lokasi mailbox yang diakses.
Sejalan dengan langkah ini, Microsoft mendorong pengembang untuk bermigrasi ke Microsoft Graph API. Platform tersebut kini telah mencapai hampir seluruh kesetaraan fitur dengan EWS untuk sebagian besar skenario penggunaan. Untuk lingkungan hybrid, mailbox on-premises masih dapat menggunakan EWS, sementara mailbox di cloud diwajibkan berpindah ke Graph. Proses penentuan lokasi mailbox akan dibantu oleh Autodiscover.
Microsoft juga menegaskan bahwa hanya Exchange Server Subscription Edition (Exchange SE) yang akan mendukung panggilan Graph ke Exchange Online. Artinya, pelanggan hybrid perlu menggunakan Exchange SE untuk menampung mailbox on-premises mereka.
Pengumuman ini merupakan kelanjutan dari rencana yang telah disampaikan sejak September 2023, serta peringatan lebih awal pada 2018 bahwa EWS tidak lagi menerima pembaruan fungsional. Pada Oktober 2021, Microsoft bahkan telah menonaktifkan 25 API EWS yang paling jarang digunakan demi alasan keamanan.
Dengan jadwal yang kini telah dipastikan, organisasi dan pengembang diharapkan mulai mengevaluasi ketergantungan terhadap EWS dan menyiapkan rencana migrasi agar transisi ke Graph API berjalan lancar sebelum tenggat 2027.
