ZOTAC Korea mengeluarkan peringatan resmi kepada pelanggan lokal terkait lonjakan harga yang signifikan pada kartu grafis GeForce RTX 50 series. Pemberitahuan ini muncul di tengah situasi pasar yang dinilai semakin memburuk, dipicu oleh berakhirnya kebijakan harga terbuka NVIDIA serta krisis pasokan memori yang berdampak langsung pada biaya produksi GPU.
Dalam beberapa pekan terakhir, konsumen di Amerika Utara telah lebih dulu menyuarakan keluhan mengenai sulitnya mendapatkan kartu grafis seri terbaru dengan harga wajar. Berakhirnya Open Price Program (OPP) NVIDIA disebut memicu kepanikan di kalangan komunitas PC enthusiast, yang berujung pada pembelian masif baik secara online maupun offline. Pada saat yang sama, krisis pasokan memori komputer mendorong kenaikan harga komponen penting, terutama modul VRAM GDDR6 dan GDDR7 yang menjadi tulang punggung GPU generasi terbaru.
Melihat kondisi tersebut, kantor ZOTAC di Korea Selatan menyampaikan peringatan keras kepada konsumennya. Dalam pernyataan yang dibagikan melalui akun resmi Tagtag Mall, ZOTAC Korea menyebut situasi saat ini sangat serius hingga mengancam keberlangsungan produsen kartu grafis dan distributor. Mereka menyoroti keterbatasan pasokan memori dan GPU, serta kemungkinan beberapa model tidak akan tersedia untuk jangka waktu tertentu. Bahkan, terdapat kekhawatiran mengenai kelancaran suplai GPU di luar kapasitas produksi yang ada.
Sebagai bagian dari pengumuman tersebut, ZOTAC Korea juga mengonfirmasi berakhirnya program diskon kecil yang sebelumnya masih diberikan. Diskon sebesar 2 persen yang sempat diumumkan hanya bertahan singkat, dan kini terpaksa dihentikan sepenuhnya. Pihak ZOTAC menyatakan bahwa langkah ini tidak dapat dihindari mengingat tekanan biaya yang semakin besar, meskipun mereka mengklaim tetap berupaya menyalurkan produk dengan harga serendah mungkin dalam kondisi saat ini.
Menariknya, daftar produk yang disebut akan mengalami kenaikan harga “staggering” tidak hanya mencakup model kelas atas. Jika di Amerika Utara kenaikan harga yang dilaporkan berkisar di angka 20 hingga 22 persen pada model kustom GeForce RTX 5090, RTX 5080, dan RTX 5070 Ti, maka di Korea Selatan bahkan model yang lebih terjangkau seperti GeForce RTX 5060 juga ikut terdampak. Hal ini menunjukkan bahwa tekanan biaya tidak lagi terbatas pada segmen premium, melainkan telah merembet ke seluruh lini produk.
ZOTAC Korea menutup pernyataannya dengan permohonan maaf kepada konsumen atas kondisi yang dinilai “tidak masuk akal” ini. Mereka meminta pengertian pelanggan karena situasi pasar global yang berada di luar kendali produsen dan distributor lokal. Dengan peringatan ini, konsumen di Korea Selatan—dan kemungkinan di pasar lain—diisyaratkan untuk bersiap menghadapi harga kartu grafis generasi terbaru yang jauh lebih tinggi dibandingkan ekspektasi awal.
