Pasokan NVIDIA GeForce RTX 50-Series Disebut Akan Dijeda Hingga Enam Bulan

Tekanan permintaan chip dari industri kecerdasan buatan kembali disebut berdampak langsung pada pasar kartu grafis konsumen. Setelah sebelumnya muncul laporan mengenai kelangkaan memori dan terganggunya ketersediaan beberapa model GPU kelas menengah, kini beredar kabar bahwa NVIDIA berencana menghentikan sementara pasokan seri GeForce RTX 50-Series dalam jangka waktu cukup panjang.

Menurut informasi yang beredar dari sumber industri, NVIDIA dikabarkan akan memangkas produksi GeForce RTX 5060 dan menjeda hampir seluruh lini RTX 50-Series hingga sekitar enam bulan ke depan. Langkah ini disebut berkaitan dengan fokus perusahaan dalam memenuhi pesanan besar dari sektor AI, di mana NVIDIA dilaporkan telah melakukan pemesanan produksi yang sangat agresif untuk kebutuhan akselerator pusat data. Akibatnya, kapasitas produksi GPU gaming harus dikorbankan untuk sementara waktu.

Isu pengurangan pasokan sebenarnya sudah mencuat sebelumnya, terutama untuk model GeForce RTX 5060 Ti dan RTX 5070 Ti. Saat itu, disebutkan bahwa varian dengan memori 16 GB akan paling terdampak, sementara versi 8 GB masih relatif tersedia sepanjang 2026. Namun, laporan terbaru menyebut situasinya memburuk, di mana varian 8 GB pun ikut terkena imbas pembatasan produksi. Meski demikian, pasokan kartu grafis 8 GB disebut masih akan tetap ada, meski jumlahnya sangat terbatas dan masuk ke pasar secara bertahap dalam volume kecil.

Di tengah kondisi tersebut, GeForce RTX 5050 diperkirakan menjadi model yang paling minim dampaknya. Hal ini disebabkan penggunaan memori GDDR6 generasi lama yang pasokannya tidak seketat GDDR generasi terbaru. Dengan demikian, RTX 5050 berpotensi tetap tersedia lebih stabil dibandingkan model RTX 50-Series lainnya.

Selain masalah ketersediaan, kabar lain yang ikut mencuat adalah potensi kenaikan harga. Disebutkan bahwa NVIDIA kemungkinan akan menerapkan penyesuaian harga sekitar 30 persen secara menyeluruh, seiring meningkatnya biaya produksi dan komponen, termasuk kenaikan harga pada bill of materials. Jika benar terjadi, kondisi ini berpotensi semakin menekan pasar GPU gaming dalam jangka menengah.

Sebagian sumber memperkirakan kondisi pasokan mulai membaik menjelang kuartal keempat 2026, meskipun hal tersebut sangat bergantung pada stabilisasi permintaan chip AI dan kemampuan rantai pasok global. Hingga kini, NVIDIA sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait rumor penghentian pasokan maupun potensi kenaikan harga tersebut.


Sumber: Moore’s Law Is Dead

Exit mobile version