Pangsa Pasar ChatGPT Tergerus, Google Gemini Kian Menguat di Web

Data terbaru menunjukkan bahwa ChatGPT mulai kehilangan pangsa pasarnya di ranah web, seiring meningkatnya adopsi Google Gemini. Meski belum jelas apakah tren serupa juga terjadi di perangkat mobile, pergeseran ini menandai perubahan signifikan dalam lanskap layanan AI generatif berbasis web.

Dalam laporan terbarunya, perusahaan analitik web SimilarWeb mencatat bahwa pangsa pasar ChatGPT turun menjadi sekitar 65 persen pada Januari 2026. Angka ini merosot cukup tajam dibandingkan Januari 2025, ketika ChatGPT masih menguasai sekitar 86 persen pasar. Penurunan hampir 20 persen dalam kurun satu tahun tersebut mengindikasikan meningkatnya persaingan dari berbagai platform AI alternatif.

Pada periode yang sama, Gemini berhasil menembus ambang pangsa pasar di atas 20 persen, menjadikannya pesaing terdekat ChatGPT di web. Sementara itu, Grok terus mencatat pertumbuhan hingga melampaui 3 persen dan mulai mendekati posisi DeepSeek. Platform AI lain seperti Perplexity, Claude, dan Copilot masih berada di kisaran pangsa pasar rendah, namun relatif stabil dalam beberapa bulan terakhir.

Data historis SimilarWeb juga memperlihatkan tren penurunan bertahap dominasi ChatGPT. Dalam 12 bulan terakhir, pangsa pasarnya turun dari hampir 87 persen menjadi sekitar 64,5 persen. Sebaliknya, Gemini menunjukkan pertumbuhan konsisten dari kisaran satu digit hingga melampaui 21 persen pada Januari 2026. Pergeseran ini menunjukkan bahwa pengguna mulai mengeksplorasi dan mengadopsi alternatif selain ChatGPT untuk kebutuhan berbasis AI.

Laporan tersebut juga menyoroti adanya penurunan penggunaan layanan AI selama periode liburan. Dalam beberapa pekan terakhir, rata-rata kunjungan harian ke berbagai platform AI turun ke level yang sebanding dengan Agustus–September. Namun, seiring kembalinya aktivitas kerja, angka penggunaan mulai kembali meningkat secara bertahap.

Terlepas dari faktor musiman, tren jangka panjang menunjukkan bahwa popularitas ChatGPT tidak lagi sekuat sebelumnya. Sejumlah pengujian independen mengungkap bahwa beberapa pesaing mulai unggul di bidang tertentu. Claude, misalnya, dinilai lebih mumpuni untuk menangani pemrograman kompleks, sementara Gemini unggul dalam pembuatan gambar AI dengan kualitas visual yang lebih realistis.

Di sisi lain, OpenAI dilaporkan tengah mempertimbangkan strategi internal untuk menghadirkan iklan di ChatGPT. Hingga kini, iklan belum diterapkan karena kekhawatiran dapat memicu reaksi negatif dari basis pengguna setia. Pertimbangan ini menjadi semakin sensitif di tengah meningkatnya persepsi bahwa Gemini mulai menawarkan pengalaman yang lebih baik di beberapa aspek.

Perkembangan ini menegaskan bahwa persaingan di pasar AI generatif semakin ketat. Dominasi tunggal mulai tergeser, dan pengguna kini memiliki lebih banyak pilihan dengan keunggulan yang semakin berimbang. Bagi ChatGPT, tantangan ke depan tidak hanya mempertahankan pangsa pasar, tetapi juga memastikan inovasi yang mampu bersaing dengan laju pengembangan rival-rivalnya.

↑
Exit mobile version