Logitech mengonfirmasi gangguan serius yang menyebabkan aplikasi Logitech Options+ dan G HUB di macOS tidak dapat dijalankan. Masalah ini dipicu oleh sertifikat penandatanganan kode (code-signing certificate) yang telah kedaluwarsa, sehingga sistem keamanan macOS memblokir peluncuran aplikasi tersebut di perangkat pengguna.
Logitech Options+ merupakan aplikasi konfigurasi perangkat input yang digunakan untuk mengatur profil aplikasi, pemetaan tombol, gesture khusus, roda scroll, hingga sensitivitas sensor. Sementara itu, G HUB berfokus pada kustomisasi perangkat gaming Logitech G, termasuk pengaturan pencahayaan dan performa. Keduanya menjadi alat penting bagi pengguna untuk meningkatkan produktivitas maupun pengalaman bermain gim.
Gangguan ini membuat banyak pengguna macOS tidak dapat memuat aplikasi, sehingga seluruh pengaturan kustom seperti gesture, mapping tombol, dan konfigurasi scroll tidak berfungsi. Akibatnya, perangkat hanya dapat digunakan dengan fungsi input dasar tanpa penyesuaian lanjutan.
Sejumlah pengguna melaporkan frustrasi karena kehilangan kustomisasi yang selama ini mendukung alur kerja mereka. Tidak sedikit yang menghabiskan waktu mencoba memasang ulang aplikasi, menjalankan sistem dalam Safe Mode, atau menghapus file konfigurasi, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Logitech kemudian merilis pernyataan resmi di portal dukungannya, mengakui bahwa sumber masalah berasal dari sertifikat aplikasi yang telah kedaluwarsa. Kondisi ini tidak hanya menghentikan aplikasi saat dijalankan, tetapi juga memengaruhi mekanisme pembaruan internal, sehingga aplikasi tidak dapat memperbarui dirinya secara otomatis.
Pada Selasa sore, Logitech merilis versi terbaru dari Logitech Options+ dan G HUB khusus sebagai patch pemulihan. Perusahaan menegaskan bahwa pengguna tidak disarankan menghapus aplikasi lama sebelum memasang versi baru, karena berisiko menghilangkan seluruh pengaturan dan profil yang tersimpan.
Menurut penjelasan Logitech, pengguna harus mengunduh dan memasang patch secara manual karena sistem pembaruan dalam aplikasi ikut terdampak oleh sertifikat yang kedaluwarsa. Setelah patch terpasang, perangkat, pengaturan, dan kustomisasi seharusnya dapat dipulihkan sepenuhnya.
Di luar solusi resmi, sejumlah pengguna juga membagikan alternatif sementara di forum daring, seperti mengubah tanggal sistem ke awal Januari agar sertifikat dianggap masih berlaku, memasang versi aplikasi yang lebih lama sambil menonaktifkan pembaruan otomatis, atau memblokir akses internet aplikasi untuk melewati validasi sertifikat. Namun, pendekatan tersebut memiliki keterbatasan fungsional dan potensi risiko, serta tidak direkomendasikan sebagai solusi jangka panjang.
Hingga pembaruan resmi terpasang, Logitech mengingatkan pengguna untuk tidak menghapus aplikasi atau membersihkan file konfigurasi dan profil tersimpan. Tindakan tersebut dapat menyebabkan hilangnya seluruh pengaturan ketika aplikasi kembali berfungsi normal.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa ketergantungan pada sertifikat digital merupakan komponen krusial dalam ekosistem aplikasi modern. Kegagalan memperbarui sertifikat tepat waktu dapat berdampak luas, bahkan menghentikan fungsi dasar perangkat yang digunakan jutaan pengguna setiap hari di platform milik Apple.
