AMD baru saja merilis FSR 4 Redstone Frame Generation, teknologi peningkatan frame terbaru yang menawarkan peningkatan kelancaran visual dan kualitas gambar. Namun, keputusan AMD untuk membatasi Redstone hanya pada GPU RDNA 4—yakni seri Radeon RX 9000—mengecewakan banyak pengguna GPU generasi sebelumnya.
Menariknya, seorang modder di Reddit berhasil menjalankan FSR 4 Redstone pada GPU RDNA 3, meski dengan sejumlah batasan teknis. Eksperimen ini menunjukkan bahwa pembatasan tersebut kemungkinan bukan sepenuhnya karena keterbatasan hardware.
Berjalan di RDNA 3, Tapi Hanya di Linux
Modifikasi ini dilaporkan berhasil dijalankan pada AMD Radeon RX 7800 XT (RDNA 3) dengan memanfaatkan OptiScaler serta workaround FP8 yang sebelumnya juga digunakan untuk FSR 4 Super Resolution. Namun, ada syarat penting:
- Hanya berfungsi di Linux
- Memerlukan Proton (compatibility layer milik Valve)
- Tidak mendukung GPU yang lebih tua dari RDNA 3
- Tidak tersedia di Windows
Dengan kata lain, ini bukan solusi praktis untuk mayoritas gamer, melainkan bukti teknis bahwa Redstone sebenarnya bisa berjalan di arsitektur sebelumnya.
Latensi Lebih Tinggi Dibanding FSR 3
Dalam pengujian awal, modder tersebut mencatat bahwa FSR 4 Redstone Frame Generation menambah latensi sekitar dua kali lipat dibandingkan FSR 3.1.6:
- FSR 4 Redstone: ~0,14 ms per frame hasil generasi
- FSR 3.1.6: ~0,07 ms per frame
Tidak ada perbandingan detail terkait performa FPS atau kualitas gambar, tetapi peningkatan latensi ini menunjukkan bahwa implementasi Redstone di RDNA 3 belum optimal—atau memang tidak ditujukan untuk arsitektur tersebut.
Isu Segmentasi Produk AMD
Temuan ini memicu diskusi panas di komunitas. Banyak pengguna menilai bahwa AMD sengaja membatasi Redstone ke RDNA 4 sebagai strategi segmentasi produk, bukan karena hambatan teknis mutlak. Fakta bahwa Redstone bisa dijalankan di RDNA 3—meski lewat jalur tidak resmi—memperkuat anggapan tersebut.
Reaksi komunitas pun beragam, mulai dari apresiasi terhadap kreativitas modder hingga kritik keras terhadap kebijakan AMD yang dianggap membatasi fitur berbasis software secara artifisial.
Kesimpulan
Eksperimen ini tidak mengubah fakta bahwa FSR 4 Redstone tetap eksklusif RDNA 4 secara resmi, dan solusi modding ini tidak praktis untuk penggunaan umum. Namun, temuan tersebut membuka diskusi penting soal transparansi dan segmentasi fitur di industri GPU modern.
Bagi pengguna RDNA 3, ini menjadi bukti bahwa kemampuan hardware mereka mungkin masih lebih besar dari yang diizinkan secara resmi—meski untuk saat ini, Redstone tetap menjadi “fitur masa depan” yang dikunci oleh AMD.
Sumber: Reddit (u/AthleteDependent926)
