Update Windows Terbaru Ganggu Akses VPN di WSL

Microsoft mengonfirmasi bahwa pembaruan keamanan terbaru di Windows 11 menyebabkan gangguan akses VPN bagi pengguna Windows Subsystem for Linux (WSL), khususnya di lingkungan enterprise. Masalah ini muncul setelah pemasangan update KB5067036 (Oktober 2025) maupun pembaruan kumulatif berikutnya, termasuk KB5072033 yang dirilis pada Patch Tuesday bulan Desember.

Dampak pada Konektivitas VPN

Pengguna yang terdampak melaporkan kesulitan mengakses sumber daya perusahaan ketika menggunakan aplikasi VPN pihak ketiga dengan mode jaringan mirrored diaktifkan. Mode ini, yang diperkenalkan pada WSL sejak September 2018, awalnya dirancang untuk meningkatkan kompatibilitas VPN, mendukung IPv6 dan multicast, serta memungkinkan koneksi dari LAN ke WSL maupun sebaliknya.

Namun, setelah update terbaru, pengguna WSL menghadapi pesan kesalahan “No route to host”, meskipun sistem Windows host tetap dapat mengakses tujuan yang sama. Gangguan ini terutama memengaruhi aplikasi seperti OpenVPN dan solusi enterprise Cisco Secure Client (sebelumnya Cisco AnyConnect).

Penyebab Teknis

Microsoft menjelaskan bahwa masalah ini terjadi karena antarmuka jaringan virtual aplikasi VPN gagal merespons permintaan Address Resolution Protocol (ARP), yang berfungsi memetakan alamat IP ke alamat MAC. Akibatnya, komunikasi jaringan di lingkungan WSL terputus meski host Windows berfungsi normal.

Microsoft menambahkan bahwa pengguna edisi Windows Home atau Pro kemungkinan besar tidak akan mengalami masalah ini, karena dampaknya lebih spesifik pada konektivitas enterprise melalui VPN, termasuk DirectAccess.

Status Investigasi

Saat ini, Microsoft masih menyelidiki masalah tersebut dan belum memberikan jadwal pasti untuk perbaikan maupun solusi sementara. Perusahaan berjanji akan membagikan informasi tambahan begitu tersedia.

Sekilas tentang WSL

WSL pertama kali diperkenalkan pada Maret 2018 sebagai lapisan kompatibilitas untuk menjalankan distribusi Linux secara native di Windows. Pada Mei 2019, Microsoft merilis WSL 2 dengan kernel Linux nyata berbasis virtual machine, peningkatan performa sistem file, serta dukungan penuh untuk kompatibilitas system call. Pada ajang Microsoft Build 2025, WSL resmi dibuka sebagai proyek open-source di GitHub, kecuali beberapa komponen yang tetap menjadi bagian dari Windows.

Exit mobile version