AMD dan Samsung Electronics dilaporkan tengah menjajaki kerja sama strategis di bidang manufaktur semikonduktor, dengan fokus pada proses 2 nanometer untuk prosesor server EPYC generasi berikutnya. Informasi ini mencuat dari laporan media Korea yang dikutip oleh analis industri, menyebutkan bahwa pembicaraan antara kedua perusahaan telah memasuki tahap serius.
Samsung disebut menawarkan proses SF2P, teknologi 2 nm generasi kedua milik Samsung Foundry yang mengandalkan arsitektur transistor Gate-All-Around (GAA). Teknologi ini bersaing langsung dengan proses N2 dari TSMC dan 18A milik Intel, yang sama-sama mengusung pendekatan GAA untuk meningkatkan efisiensi daya dan kepadatan transistor.
Keputusan Bisa Datang Awal Tahun Depan
Sumber industri menyebutkan bahwa keputusan terkait kesepakatan formal berpotensi diumumkan paling cepat pada Januari tahun depan. Jika terealisasi, produksi massal dinilai hanya tinggal menunggu waktu, bukan lagi soal kepastian.
Sebagai bagian dari tahap awal, Samsung diperkirakan akan menjalankan desain chip AMD melalui program multi-project wafer (MPW). Program ini memungkinkan kedua pihak mengevaluasi performa dan tingkat hasil produksi proses SF2P sebelum berkomitmen pada manufaktur volume besar.
Chip yang terlibat dalam uji coba ini diyakini merupakan prosesor server AMD EPYC generasi baru dengan nama kode “Venice”. Jika hasil MPW memenuhi ekspektasi AMD, langkah ini dapat membuka jalan bagi strategi dual-foundry, di mana AMD memanfaatkan Samsung dan TSMC secara bersamaan.
Potensi Meluas ke CPU Konsumen
Strategi dual-foundry tersebut tidak hanya terbatas pada lini server. Sumber industri menyebutkan bahwa pendekatan serupa berpotensi diterapkan pada prosesor konsumen di masa depan, termasuk lini Ryzen “Olympic Ridge”. Langkah ini dinilai dapat memberikan fleksibilitas pasokan sekaligus menekan risiko akibat keterbatasan kapasitas manufaktur.
Kolaborasi AMD dan Samsung di Ranah AI
Di luar isu foundry, laporan tersebut juga menyoroti kemitraan AMD dan Samsung di sektor AI dan akselerator komputasi. Meski Samsung menghadapi tantangan untuk masuk ke rantai pasok HBM NVIDIA, perusahaan ini justru berhasil mengamankan posisi kuat bersama AMD.
Samsung saat ini telah memasok memori HBM3E 12-layer untuk akselerator AMD MI350 dan dinilai berada pada posisi strategis untuk HBM4, yang diperkirakan akan hadir bersamaan dengan akselerator MI450 generasi berikutnya.
Momentum Positif bagi Samsung Foundry
Dari sudut pandang Samsung, menjadikan AMD sebagai pelanggan foundry akan memperkuat momentum pemulihan bisnis manufakturnya. Samsung Foundry dilaporkan mulai mendapatkan kembali kepercayaan pasar setelah mengamankan pesanan dari klien besar seperti Tesla dan Apple.
Di sisi lain, keterbatasan kapasitas produksi TSMC serta kenaikan harga wafer membuat Samsung semakin dipertimbangkan sebagai alternatif manufaktur oleh perusahaan semikonduktor global.
