Lenovo resmi mengumumkan rangkaian solusi terbaru di bidang penyimpanan data, virtualisasi, serta layanan manajemen data yang dirancang untuk membantu perusahaan memodernisasi infrastruktur TI mereka. Portofolio baru ini mencakup lini ThinkSystem dan ThinkAgile, yang ditujukan untuk mendukung aplikasi enterprise sekaligus kebutuhan komputasi berbasis kecerdasan buatan.
Peluncuran ini menargetkan perusahaan skala menengah hingga besar yang tengah berupaya menyiapkan fondasi data modern guna mendorong inovasi AI. Lenovo menggabungkan perangkat keras, perangkat lunak, dan layanan pendukung dalam satu ekosistem terpadu agar pelanggan dapat mengelola, mengamankan, dan memaksimalkan nilai data secara lebih efektif.
Tantangan Data dan Virtualisasi di Era AI
Lenovo menyoroti bahwa banyak organisasi masih belum siap menghadapi tuntutan data untuk AI. Sebagian besar infrastruktur penyimpanan yang digunakan saat ini masih berbasis hard drive konvensional yang tidak dioptimalkan untuk beban kerja AI modern. Di sisi lain, kebutuhan akan virtualisasi dan containerisasi yang lebih terbuka juga semakin meningkat.
Kondisi tersebut mendorong perusahaan untuk memperbarui sistem data mereka agar mampu menangani beban kerja tingkat lanjut, sekaligus menjaga kepatuhan, keamanan, dan efisiensi operasional. Lenovo menilai modernisasi infrastruktur menjadi langkah krusial agar data dapat benar-benar menjadi keunggulan kompetitif.
Fleksibilitas dan Pilihan untuk Infrastruktur Modern
Melalui lini ThinkSystem dan ThinkAgile terbaru, Lenovo menawarkan solusi yang dirancang untuk mengatasi hambatan pada penyimpanan, virtualisasi, dan AI. Solusi ini mendukung penerapan on-premise maupun hybrid, sehingga data dapat tetap berada di lokasi yang dibutuhkan untuk kepatuhan, sementara beban kerja AI dijalankan secara optimal.
Beberapa solusi utama yang diperkenalkan meliputi:
- ThinkSystem DS Series Storage Arrays: Sistem penyimpanan SAN berbasis all-flash yang dirancang untuk lingkungan virtualisasi, menawarkan performa tinggi dan kemudahan pengelolaan.
- ThinkAgile FX Series: Infrastruktur hyperconverged dengan arsitektur terbuka yang memungkinkan migrasi antar solusi HCI tanpa perlu mengganti perangkat keras.
- ThinkAgile MX Series untuk Microsoft Azure Local: Dukungan penyimpanan terdistribusi dengan SAN Fibre Channel eksternal untuk kebutuhan virtualisasi enterprise.
- ThinkAgile MX Series dengan NVIDIA RTX Pro 6000: Integrasi GPU generasi terbaru untuk mendukung inferensi AI tingkat enterprise.
- ThinkAgile HX Series untuk AI: Solusi HCI berbasis Nutanix Enterprise AI yang memungkinkan penerapan dan penskalaan model AI dalam hitungan menit.
Layanan Siklus Hidup untuk Beban Kerja AI
Selain perangkat keras dan platform virtualisasi, Lenovo juga memperluas portofolio layanan hybrid cloud dan manajemen siklus hidup data. Layanan ini dirancang untuk membantu pelanggan mempercepat implementasi, meningkatkan keandalan sistem, serta menyesuaikan infrastruktur dengan kebutuhan AI yang terus berkembang.
Lenovo menyediakan layanan deployment untuk ThinkSystem dan ThinkAgile guna mempercepat waktu implementasi, serta berbagai layanan penyimpanan yang dapat diakses secara fleksibel, termasuk melalui model konsumsi TruScale. Untuk perencanaan jangka panjang, Lenovo juga menawarkan layanan konsultasi hybrid cloud dan migrasi data agar organisasi dapat mengoptimalkan beban kerja tanpa mengorbankan stabilitas infrastruktur yang ada.
Sebagai bagian dari layanan manajemen data yang diperluas, Lenovo menghadirkan Premier Enhanced Storage Support, yang memberikan dukungan khusus bagi tim TI dalam mengelola beban kerja kritis. Layanan ini mencakup pemantauan proaktif, optimasi performa, serta penanganan masalah secara terarah untuk menjaga ketahanan sistem dalam mendukung pertumbuhan AI dan hybrid cloud.
Sumber: Lenovo
