Intel Akan Akuisisi Startup Chip AI SambaNova

Menurut laporan terbaru, Intel telah menandatangani kesepakatan awal untuk mengakuisisi SambaNova Systems, sebuah startup chip AI, dengan syarat yang belum diungkapkan. Kesepakatan ini masih berupa term sheet non-binding, sehingga dapat dibatalkan kapan saja sebelum finalisasi.

CEO Intel saat ini, Lip-Bu Tan, diketahui juga menjabat sebagai ketua dewan SambaNova, memberi Intel wawasan mendalam mengenai operasi perusahaan tersebut. SambaNova sendiri telah mengumpulkan pendanaan sebesar USD 1,14 miliar hingga awal 2025, menunjukkan kepercayaan besar investor terhadap teknologi yang dikembangkan.

Teknologi SambaNova

SambaNova mengembangkan chip AI berbasis Reconfigurable Dataflow Unit (RDU), yang dirancang untuk mendukung inferensi model dengan triliunan parameter. Produk unggulannya, SambaRack, merupakan solusi rack-scale dengan kemampuan generasi ke-4 RDU:

Spesifikasi ini memungkinkan pemrosesan model bahasa besar (LLM) dengan efisiensi tinggi.

Integrasi ke Portofolio Intel

Jika akuisisi ini berhasil, masih belum jelas bagaimana Intel akan mengintegrasikan teknologi SambaNova ke dalam portofolio AI yang sudah ada.

Intel sebelumnya telah mengakuisisi:

Intel berencana menggabungkan IP Gaudi ke dalam akselerator generasi berikutnya, Jaguar Shores, untuk kebutuhan training dan inferensi. Dengan SambaNova, pertanyaan besar adalah apakah teknologi RDU akan dipertahankan sebagai produk mandiri atau dilebur ke dalam lini produk Intel.

Implikasi Akuisisi

Akuisisi ini berpotensi memperkuat posisi Intel di pasar AI yang semakin kompetitif, terutama menghadapi dominasi NVIDIA dan AMD. Dengan teknologi RDU yang unik, Intel dapat memperluas kapabilitasnya dalam mendukung model AI berskala besar, sekaligus menambah diversifikasi produk di sektor akselerator.

Sumber: Wired

Exit mobile version