Tachyum Ungkap Detail TDIMM DDR5 281 GB/s, Targetkan Revolusi Efisiensi AI dan Komputasi

Tachyum resmi mengumumkan detail teknis terkait modul memori TDIMM (Tachyum DDR5 DIMM) yang diklaim mampu menghadirkan lompatan besar dalam bandwidth dan kapasitas untuk kebutuhan komputasi dan kecerdasan buatan. Teknologi baru ini dirancang untuk memungkinkan pelatihan model AI dengan ukuran jauh lebih besar dibanding solusi yang ada saat ini, namun dengan biaya dan konsumsi daya yang jauh lebih rendah.

Perusahaan menyebut bahwa TDIMM berperan penting dalam memangkas estimasi biaya infrastruktur AI berskala global—dari perkiraan triliunan dolar dan ratusan ribu megawatt daya—menjadi hanya puluhan miliar dolar dengan konsumsi energi yang jauh lebih efisien. Pada platform Prodigy Ultimate, Tachyum mengklaim performa AI per-rack dapat mencapai hingga 21 kali lebih tinggi dibanding sistem berbasis NVIDIA Rubin Ultra NVL576.

TDIMM menghadirkan peningkatan bandwidth yang signifikan, dari 51 GB/s pada DDR5 RDIMM menjadi 281 GB/s, atau 5,5 kali lebih cepat. Dengan 24 kanal memori, Prodigy Ultimate diklaim mampu menyentuh 6,7 TB/s, meningkat 11 kali dibanding CPU 12-channel tradisional. Kapasitas modulnya juga fleksibel, mulai dari 256 GB, 512 GB, hingga 1 TB, dan dapat ditingkatkan hingga 8 kali lipat menggunakan TSV, mencapai 3 PB per node.

Secara fisik, TDIMM mempertahankan dimensi DDR5 RDIMM dan MRDIMM, sehingga kompatibilitas mekanis tetap terjaga. Modul ini menggunakan 484 pin dengan lebar data 128-bit dan ECC 16-bit—meningkat dibanding 288 pin DDR5 RDIMM—namun hanya menambah 38% jumlah sinyal untuk menggandakan bandwidth. Menariknya, TDIMM juga menggunakan 10% lebih sedikit chip DRAM dan diperkirakan berbiaya 10% lebih rendah dibanding modul DDR5 standar.

Dari sisi daya, TDIMM mengaktifkan lebih sedikit chip DRAM per akses, memungkinkan efisiensi tertentu meskipun jumlah pin yang beroperasi lebih banyak. Konsumsi daya diperkirakan meningkat sekitar 30% untuk bandwidth dua kali lipat, namun dapat diseimbangkan melalui penggunaan chip DRAM generasi lebih baru.

Tachyum menegaskan bahwa TDIMM dapat menggandakan atau bahkan melipatgandakan bandwidth DDR5 tanpa menunggu teknologi DDR6 yang lebih mahal. Perubahan pada kontroler dan PHY juga diklaim minimal sehingga adopsi bisa terjadi dalam waktu kurang dari satu tahun. Pada 2027, Tachyum mengantisipasi peningkatan bandwidth hingga 13,5 TB/s, melampaui beberapa solusi high-end yang ada saat ini.

Sebagai bagian dari misinya meratakan akses teknologi, Tachyum berniat membuat TDIMM open source dan bebas royalti. Perusahaan percaya hal ini dapat mempercepat adopsi global, termasuk di pasar seperti Tiongkok yang dapat melompati hambatan teknologi memori sebelumnya. CEO Tachyum, Dr. Radoslav Danilak, menggambarkan TDIMM sebagai kunci tercapainya AI dengan kapasitas pelatihan skala planet yang terjangkau bagi banyak negara dan perusahaan.

Dengan lini Prodigy Universal Processor yang digadang menghadirkan kinerja AI orde besaran lebih tinggi, serta efisiensi server yang jauh lebih baik, Tachyum terus memposisikan dirinya sebagai pemain yang mendorong batas pemrosesan generasi berikutnya.

Sumber: Tachyum

Exit mobile version