Q.ANT resmi memperkenalkan Native Processing Unit generasi kedua (Q.ANT NPU 2)—sebuah prosesor fotonik dengan kemampuan nonlinear processing yang ditingkatkan, menawarkan efisiensi energi hingga 30x lebih rendah dan performa hingga 50x lebih tinggi dibanding chip digital konvensional. Produk ini diposisikan sebagai solusi untuk beban kerja AI modern, robotika fisik, computer vision generasi berikutnya, hingga simulasi ilmiah berskala besar.
Tidak seperti prosesor silika (CMOS) tradisional, NPU 2 memproses matematika nonlinear menggunakan cahaya. Pendekatan ini memungkinkan eksekusi fungsi yang biasanya membutuhkan ribuan transistor dalam satu langkah optik, tanpa panas berlebih dan dengan konsumsi daya jauh lebih efisien. Sistem ini ditawarkan sebagai server 19 inci siap pakai, lengkap dengan prosesor x86 dan OS Linux.
CEO Q.ANT, Dr. Michael Förtsch, menyebut teknologi ini sebagai “awal baru” dalam industri komputasi. Ia menegaskan bahwa percepatan AI telah mencapai batas fisik silikon, dan fotonika kini menjadi solusi jangka panjang untuk efisiensi dan performa.
Mengapa Photonic Processing Penting?
Selama satu dekade terakhir, GPU AI semakin besar, panas, dan haus daya—dengan sistem pendinginan menyumbang hingga 40% konsumsi energi data center. Photonic computing mengatasi masalah tersebut karena:
- Cahaya bergerak lebih cepat
- Hampir tidak menghasilkan panas
- Mampu mengeksekusi operasi kompleks dalam satu langkah
- Meningkatkan efisiensi energi dan throughput secara dramatis
Arsitektur Q.ANT memungkinkan algoritma yang tidak mungkin dicapai chip digital tradisional, terutama untuk model nonlinear yang padat perhitungan.
Demo Langsung di Supercomputing 2025
Q.ANT memamerkan NPU 2 pertama kali di SC25 St. Louis, dengan demo pembelajaran gambar secara langsung menggunakan Q.ANT Photonic Algorithm Library (Q.PAL). Demo menunjukkan:
- Pembelajaran gambar dalam hitungan detik
- Model yang lebih akurat dengan parameter lebih sedikit
- Operasi jauh lebih hemat energi dibanding CPU
- Penerapan langsung dalam server tradisional melalui PCIe dan API C/C++/Python
Q.ANT mengklaim bahwa kemajuan yang mereka capai dalam satu tahun setara dengan sepuluh tahun evolusi komputasi digital.
Fitur Baru di NPU Generasi 2
1. Nonlinear Processing Core yang Ditingkatkan
Dirancang khusus untuk model jaringan nonlinear, dengan:
- Lebih sedikit parameter
- Kedalaman pelatihan lebih dangkal
- Akurasi lebih tinggi untuk computer vision & simulasi fisika
2. Sistem Server Terintegrasi
Server rack 19″:
- Beberapa NPU Gen 2
- Integrasi seamless dengan CPU & GPU
- Konektivitas PCIe + API lintas bahasa
3. Akselerasi Vision & AI Hybrid
Photonic processing membuat analitik visual lebih hemat energi, ideal untuk:
- manufaktur
- logistik
- inspeksi industri
- pengenalan objek
- perancangan obat
- penemuan material
- optimasi adaptif
Model hybrid (statistik + fisik) menjadi jauh lebih efisien dijalankan.
Ketersediaan
Server Q.ANT dengan prosesor NPU 2 sudah tersedia untuk pemesanan sekarang, dengan pengiriman perdana dijadwalkan pada paruh pertama 2026.
