Menjelang ajang CES 2026, Samsung mulai menggoda publik dengan dua inovasi SSD terbarunya — sebuah SSD modular untuk kendaraan (AutoSSD) dan SSD M.2 2242 berperforma tinggi dengan DRAM, yang keduanya menunjukkan arah baru bagi lini penyimpanan perusahaan.
🔧 Detachable AutoSSD: SSD Modular untuk Otomotif Masa Depan
Produk pertama, Detachable AutoSSD, ditujukan khusus untuk pasar otomotif. SSD ini menggunakan form factor E1.A, namun yang membuatnya benar-benar unik adalah arsitektur modular di mana kontroler SSD dan chip NAND dipisahkan.
Menurut Samsung, pemisahan ini memberikan beberapa keuntungan penting:
- Pembuangan panas yang lebih efisien, berkat distribusi panas antara dua modul terpisah.
- Daya tahan produk lebih lama, karena setiap bagian dapat diganti atau ditingkatkan tanpa mengganti keseluruhan unit.
- Kemudahan upgrade dan perawatan, memungkinkan produsen mobil memperbarui komponen penyimpanan secara fleksibel.
Meski ditujukan untuk kendaraan dengan sistem infotainment dan AI terintegrasi, konsep SSD modular ini berpotensi diaplikasikan ke pasar konsumen dan industri di masa depan — misalnya server, pusat data, atau bahkan PC profesional yang membutuhkan fleksibilitas perawatan tinggi.
⚡ Samsung PM9E1: SSD M.2 2242 PCIe 5.0 dengan DRAM dan Kecepatan Hingga 14,8 GB/s
Produk kedua yang diumumkan adalah Samsung PM9E1 M.2 2242, SSD OEM berukuran ringkas namun dengan performa ekstrem. Inilah SSD pertama di dunia dalam format M.2 2242 yang mendukung antarmuka PCIe 5.0, sekaligus salah satu dari sedikit model di kelasnya yang memiliki chip DRAM onboard.
Ditenagai oleh kontroler Presto SSD dan V8 TLC V-NAND, PM9E1 menawarkan:
- Kecepatan baca hingga 14,8 GB/s
- Kecepatan tulis hingga 13,4 GB/s
- Kapasitas hingga 4 TB, menjadikannya drive dua sisi dengan komponen di kedua permukaan PCB
Ukuran ringkasnya membuat PM9E1 sangat ideal untuk perangkat gaming portabel seperti Steam Deck, ASUS ROG Ally, atau Lenovo Legion Go, yang biasanya membutuhkan SSD 2242 namun dengan performa tinggi dan kapasitas besar.
Namun, karena desain dua sisi tersebut, pengelolaan panas menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam perangkat dengan ruang pendinginan terbatas. Meski begitu, PM9E1 berpotensi menjadi SSD tercepat di kelas 2242, membuka babak baru bagi penyimpanan berperforma tinggi di perangkat portabel.
Dengan dua inovasi ini, Samsung menunjukkan ambisinya untuk tidak hanya memimpin di sektor konsumen dan gaming, tetapi juga memperkuat kehadirannya di pasar otomotif dan industri AI. Semua mata kini tertuju pada CES 2026, di mana perusahaan diperkirakan akan memamerkan kedua produk tersebut secara langsung.
Sumber: Samsung Semiconductors
