Samsung Internet Browser Akhirnya Hadir di PC Windows — Hadirkan Ekosistem Penelusuran Terpadu dengan Galaxy AI

Setelah lebih dari satu dekade berfokus di perangkat mobile, Samsung akhirnya membawa Samsung Internet Browser ke platform Windows 10 dan 11. Versi beta berbasis Chromium ini resmi tersedia mulai 30 Oktober 2025 di Amerika Serikat dan Korea Selatan, menandai langkah besar Samsung untuk memperluas pengalaman penelusuran lintas perangkat.


🌐 Dari Mobile ke Desktop: Ekosistem Penelusuran Terpadu

Selama ini, pengguna hanya bisa menikmati Samsung Internet di smartphone dan tablet Galaxy. Kini, dengan hadirnya versi desktop, Samsung ingin menciptakan ekosistem browsing yang mulus antara ponsel dan PC.

Dengan login Samsung Account, pengguna dapat:

Langkah ini menunjukkan ambisi Samsung untuk memperkuat integrasi lintas platform sekaligus memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dalam produk digitalnya.


🤖 Integrasi Galaxy AI: Browsing yang Cerdas dan Adaptif

Samsung Internet versi PC hadir dengan fitur Galaxy AI yang menghadirkan pengalaman browsing lebih cerdas, seperti:

Fitur-fitur ini mengubah browser dari sekadar alat penelusur pasif menjadi asisten pintar yang proaktif dan kontekstual.


🔒 Privasi dan Keamanan Jadi Prioritas

Samsung tetap mempertahankan fokus pada privasi dan keamanan pengguna. Browser ini dilengkapi dengan:

Kombinasi AI dan proteksi data ini membuat Samsung Internet siap bersaing dengan Chrome, Edge, dan Brave — terutama bagi pengguna yang peduli privasi dan ekosistem Galaxy.


🧩 Ketersediaan

Versi beta Samsung Internet untuk Windows kini tersedia untuk diunduh di situs resmi:
👉 browser.samsung.com/beta

Syarat minimum:

Samsung berencana memperluas ketersediaan ke lebih banyak negara dalam beberapa minggu mendatang.


🔮 Langkah Strategis Menuju Platform AI Ekosistem Galaxy

Dengan menghadirkan browser ke desktop, Samsung menegaskan arah barunya — bukan hanya sebagai produsen perangkat keras, tetapi juga penyedia pengalaman digital terpadu berbasis AI.

Langkah ini juga menjadi indikasi bahwa Samsung tengah mempersiapkan ekosistem perangkat Galaxy yang semakin terintegrasi dengan kecerdasan buatan, dari ponsel, tablet, hingga PC.


Sumber: Samsung

Exit mobile version