PHK Massal di Amazon Games Diduga Akhiri Proyek MMO The Lord of the Rings

Kabar mengecewakan datang dari dunia gim daring — Amazon Games tampaknya kembali membatalkan proyek MMO The Lord of the Rings, menyusul gelombang PHK besar-besaran di divisi pengembangannya. Meskipun belum ada pernyataan resmi dari Amazon, sejumlah indikasi kuat menunjukkan bahwa proyek ambisius ini telah dihentikan sepenuhnya.

Terungkap Lewat Unggahan Mantan Karyawan

Informasi ini pertama kali terungkap melalui unggahan Ashley Amrine, mantan insinyur perangkat lunak di Amazon Games, yang menyebut dirinya termasuk dalam daftar karyawan yang terdampak PHK. Dalam unggahan LinkedIn (yang kini telah dihapus), Amrine menulis:

“Pagi ini saya termasuk dalam PHK di Amazon Games, bersama rekan-rekan luar biasa saya di tim New World dan proyek The Lord of the Rings yang sedang kami kembangkan (kalian pasti akan menyukainya).”

Pernyataan tersebut secara tidak langsung mengonfirmasi bahwa proyek MMO berlatar Middle-earth tersebut telah dibatalkan, atau setidaknya dibekukan untuk waktu yang belum ditentukan.

Proyek yang Tak Pernah Lepas dari Masalah

Proyek The Lord of the Rings MMO sendiri telah menghadapi berbagai kendala sejak awal. Versi pertamanya dibatalkan karena sengketa lisensi dengan pihak pengembang lain. Versi kedua, yang dikerjakan bersama Embracer Group, diumumkan sebagai “open-world MMO adventure” yang mengambil latar dunia The Hobbit dan The Lord of the Rings, dengan janji menghadirkan pengalaman dunia terbuka yang hidup dan dinamis.

Namun, setelah pengumuman awal tersebut, proyek ini nyaris tak terdengar kabarnya lagi. Hingga akhirnya, restrukturisasi besar di Amazon Games yang memfokuskan perusahaan pada gim kasual dan proyek non-AAA tampaknya menjadi pukulan akhir bagi keberlangsungan game ini.

Dampak dan Warisan Amazon Games

Tim yang sebelumnya mengerjakan proyek ini merupakan pengembang di balik New World, salah satu MMO paling sukses Amazon dengan rata-rata sekitar 35.000 pemain aktif harian di Steam. Sayangnya, meski tim tersebut telah terbukti mampu menghadirkan MMO dengan basis komunitas kuat, restrukturisasi bisnis Amazon tampaknya menandai pergeseran strategi besar — dari proyek ambisius berskala besar menuju pasar gim yang lebih ringan dan berbiaya rendah.

Dengan dibatalkannya proyek The Lord of the Rings MMO ini, harapan para penggemar untuk kembali menjelajahi Middle-earth dalam format daring tampaknya harus kembali pupus untuk sementara waktu.

Sumber: Rock Paper Shotgun

Exit mobile version