Hampir 90% Game Windows Kini Bisa Dijalankan di Linux, Menurut Laporan ProtonDB

Jakarta — Dunia gaming di Linux mencapai tonggak baru. Berdasarkan laporan ringkasan dari Boiling Steam yang mengutip data komunitas ProtonDB, tercatat sekitar 89,7% game Windows kini dapat dijalankan di Linux, setidaknya hingga tahap peluncuran.

Dari angka tersebut, 42% game baru yang dirilis pada Oktober 2025 mendapat rating “Platinum”, artinya dapat diinstal, dijalankan, dan menyimpan progres tanpa konfigurasi tambahan — naik signifikan dari 29% tahun lalu.
Sementara itu, kategori “Borked”, yaitu game yang gagal dijalankan sama sekali, kini hanya tersisa 3,8%, sebagian besar disebabkan oleh proteksi anti-cheat atau blokir eksplisit terhadap Wine/Proton, seperti pada March of Giants yang secara sengaja menolak berjalan di Linux.


🧠 Hambatan Utama: Anti-Cheat dan Kebijakan Studio

Meski banyak kemajuan teknis, tantangan terbesar kini justru berasal dari middleware anti-cheat seperti Easy Anti-Cheat dan BattlEye.
Keduanya masih menjadi “gerbang” utama bagi game online multipemain, dan dukungan Linux sering kali tergantung pada izin penerbit, bukan kemampuan teknis.

Namun, tren menunjukkan bahwa begitu sebuah game mendapat sertifikasi Steam Deck Verified, kompatibilitas Linux desktop biasanya menyusul dalam waktu singkat, karena jalur kode pengembangan umumnya sudah seragam.


⚙️ Performa Linux vs Windows: Uji Coba Lapangan

Seorang YouTuber baru-baru ini menguji ASUS ROG Ally X dengan Bazzite, distro Linux turunan SteamOS, dan membandingkannya langsung dengan Windows.

Selain FPS yang lebih tinggi, Bazzite menunjukkan frame rate lebih stabil tanpa penurunan mendadak seperti di Windows.


🧩 Arah Masa Depan Gaming di Linux

Dengan angka kompatibilitas mendekati 90% dan kinerja yang kian kompetitif, Linux semakin memantapkan diri sebagai platform gaming alternatif serius.
Jika Valve akhirnya merilis SteamOS secara publik, kemungkinan besar jumlah gamer Linux akan meningkat pesat — hingga game eksklusif Windows mungkin menjadi pengecualian, bukan standar.

Exit mobile version