Giga Computing Pamerkan Solusi AI dan Visualisasi Generasi Berikutnya di NVIDIA GTC DC 2025

Giga Computing, anak perusahaan GIGABYTE sekaligus pemimpin inovasi perangkat keras AI dan solusi pendingin canggih, mengumumkan partisipasinya dalam NVIDIA GTC DC 2025 yang berlangsung pada 28–29 Oktober. Dalam acara ini, perusahaan menampilkan berbagai sistem terbaru yang menunjukkan bagaimana kombinasi inovasi perangkat keras dan perangkat lunak dapat mempercepat transformasi menuju era berbasis kecerdasan buatan.

Pameran di booth GIGABYTE #528 menampilkan empat sistem unggulan yang mengusung arsitektur NVIDIA Blackwell: AI TOP ATOM, W775-V10, XL44-SX2 (NVIDIA RTX PRO Server), dan G4L4-SD3. Keempat solusi ini dirancang untuk menghadirkan efisiensi dan performa tinggi dalam komputasi AI dan visualisasi, dari desktop hingga pusat data.


AI TOP ATOM — Superkomputer AI Pribadi

AI TOP ATOM adalah sistem AI desktop berukuran 1 liter yang dirancang untuk prototyping, fine-tuning inference, data science, dan komputasi edge AI langsung dari meja kerja. Ditenagai oleh NVIDIA GB10 Grace Blackwell Superchip, sistem ini mampu menghasilkan hingga 1 petaflop kinerja AI dalam satu unit.

Menariknya, dua unit AI TOP ATOM dapat dihubungkan menggunakan NVIDIA ConnectX-7 NIC berkecepatan tinggi dan latensi rendah untuk meningkatkan skalabilitas. Demo langsung di konferensi SC akan menampilkan bagaimana perangkat ini bekerja optimal dengan GIGABYTE AI TOP Utility dan NVIDIA AI Software Stack.


W775-V10 — Workstation AI Profesional

GIGABYTE W775-V10 menghadirkan performa workstation kelas atas bagi insinyur, desainer, dan peneliti. Sistem ini menggunakan NVIDIA GB300 Grace Blackwell Ultra Desktop Superchip dengan dukungan memori hingga 784 GB unified memory, meningkat drastis dari 128 GB yang ada pada AI TOP ATOM.

Dilengkapi dengan sistem pendingin cair tertutup (closed-loop liquid cooling), W775-V10 memastikan keandalan tinggi untuk beban kerja AI berat, desain kolaboratif, dan simulasi komputasi intensif.


XL44-SX2 — Server RTX PRO untuk Visualisasi

Server XL44-SX2 dirancang khusus untuk rendering, desain kolaboratif, dan visualisasi tingkat tinggi. Ditenagai oleh GPU NVIDIA RTX PRO 6000 Blackwell Server Edition dan NVIDIA ConnectX-8 SuperNIC, sistem ini menjadi tulang punggung komputasi bagi studio kreatif maupun perusahaan yang mengandalkan GPU untuk kreativitas.

Server ini juga mampu menangani beban kerja seperti inference model bahasa besar (LLM) hingga pengembangan digital twins dengan efisiensi dan stabilitas tinggi.


G4L4-SD3 — Server AI Padat dan Efisien

Sistem G4L4-SD3 merupakan server AI berpendingin cair berbasis NVIDIA HGX B300, dirancang untuk pelatihan dan inference model AI berskala besar, HPC, dan aplikasi pusat data.

Dengan desain 4U chassis yang ringkas, G4L4-SD3 menggabungkan efisiensi termal tinggi dan konsumsi daya rendah. Sistem ini dilengkapi delapan NVIDIA ConnectX-8 SuperNIC serta slot ekspansi yang kompatibel dengan NVIDIA BlueField-3 DPU, memastikan konektivitas jaringan maksimal untuk performa berskala besar.


Mendukung Teknologi NVIDIA Generasi Berikutnya

GIGABYTE juga menegaskan dukungannya terhadap NVIDIA Vera CPU, penerus dari Grace CPU Superchip, yang dijadwalkan hadir pada tahun 2026. Dengan kolaborasi erat bersama NVIDIA, Giga Computing menjadi salah satu perusahaan pertama yang menawarkan solusi berbasis NVIDIA Blackwell dengan waktu peluncuran tercepat di pasaran.

Dari superkomputer desktop hingga server pusat data, Giga Computing menunjukkan bagaimana inovasi desain perangkat keras dan efisiensi pendinginan mampu mendorong batas komputasi AI modern, sekaligus memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam ekosistem teknologi AI global.


Sumber: GIGABYTE

Exit mobile version