Intel resmi merilis driver beta terbaru Arc GPU Graphics Drivers versi 101.8247, menghadirkan peningkatan performa dan kompatibilitas untuk sejumlah judul game populer. Pembaruan ini membawa optimalisasi untuk “Arc Raiders,” “Europa Universalis V,” “Football Manager 26,” “Jurassic World Evolution 3,” “The Outer Worlds 2,” dan “Vampire The Masquerade: Bloodlines 2.”
Selain peningkatan performa, driver ini juga memperbaiki berbagai masalah stabilitas yang sebelumnya dialami oleh pengguna GPU Intel Arc maupun prosesor Intel Core Ultra dengan GPU terintegrasi Arc.
Perbaikan Spesifik Game
Beberapa perbaikan penting dalam versi ini meliputi:
- Satisfactory (Vulkan) – Crash aplikasi saat peluncuran kini telah diperbaiki. Intel menyarankan pengguna untuk menjalankan game dengan DirectX 12 (DX12) sebagai API default untuk menghindari error.
- World of Warcraft: Dragonflight – Crash yang terjadi saat mengganti renderer ke DirectX 11 (DX11) kini telah diatasi di berbagai lini produk Arc dan Core Ultra.
Perbaikan ini berlaku untuk seluruh seri GPU Intel Arc, termasuk Arc A-Series, Arc B-Series, serta Intel Core Ultra Series 1 dan 2 yang memiliki GPU Arc terintegrasi.
Masalah yang Masih Dikenal (Known Issues)
Intel juga mencantumkan sejumlah masalah yang masih diteliti dalam versi beta ini:
- Call of Duty: Black Ops 6 (DX12) dapat menampilkan artefak visual sementara di permukaan air.
- Marvel’s Spider-Man 2 (DX12) berpotensi mengalami crash saat fitur Ray Tracing dan XeSS diaktifkan.
- PugetBench for DaVinci Resolve Studio mungkin mengalami crash saat pengujian; Intel merekomendasikan untuk menaikkan timeout slider ke 1500 detik atau lebih agar tes selesai dengan benar.
- Topaz Video AI pada Core Ultra Series 2 kadang menampilkan artefak visual saat menggunakan model AI tertentu.
Perbaikan pada Intel Graphics Software
Intel juga memperbaiki bug pada Intel Graphics Software, di mana aplikasi sebelumnya dapat crash saat pengguna beralih ke monitor nirkabel melalui halaman Display. Namun, terdapat bug minor yang masih tersisa — opsi “Reset All Settings” di Windows 10 terkadang menyebabkan crash, meskipun pengaturan individual tetap dapat diubah tanpa kendala.
Kesimpulan
Versi 101.8247 Beta ini menegaskan komitmen Intel untuk terus meningkatkan stabilitas dan pengalaman bermain bagi pengguna GPU Arc dan prosesor Core Ultra. Meskipun masih berstatus beta, pembaruan ini penting bagi gamer yang ingin mencoba optimalisasi terbaru untuk judul-judul game yang baru dirilis.
DOWNLOAD: Intel Arc GPU Graphics Drivers 101.8247 Beta
Sumber: TechPowerUp
