Meskipun mencatat hasil keuangan kuartal ketiga yang solid, Intel kini menghadapi keterbatasan kapasitas produksi pada node Intel 10 dan Intel 7 karena permintaan yang jauh melebihi pasokan. Dalam laporan pendapatan Q3, Chief Financial Officer (CFO) David Zinsner menyebutkan bahwa produksi volume untuk kedua node tersebut “melampaui ekspektasi,” namun juga mengonfirmasi bahwa kendala kapasitas membatasi kemampuan Intel untuk memenuhi permintaan penuh dari segmen data center maupun produk konsumen.
“Kapasitas terbatas, terutama pada Intel 10 dan Intel 7, membuat kami tidak dapat sepenuhnya memenuhi permintaan di Q3 untuk produk data center dan klien,” ungkap Zinsner.
Node Intel 7: Tetap Padat Produksi untuk Core dan Xeon
Node Intel 7, yang sebelumnya dikenal sebagai 10 nm Enhanced SuperFin, pertama kali digunakan pada prosesor Intel Core Generasi ke-12 “Alder Lake”, dan kini menopang produksi Raptor Lake (Generasi ke-13) serta Raptor Lake Refresh (Generasi ke-14).
Pada lini server, Intel memanfaatkan node ini untuk prosesor Xeon Scalable Generasi ke-4 “Sapphire Rapids” dan Generasi ke-5 “Emerald Rapids”, serta digunakan untuk die I/O pada Xeon 6 “Granite Rapids”, di mana compute die dibuat dengan node Intel 3.
Kombinasi permintaan tinggi dari pasar gaming untuk prosesor desktop dan permintaan kuat dari segmen server enterprise menciptakan kemacetan manufaktur, memaksa Intel memprioritaskan pasokan untuk produk data center yang memiliki margin keuntungan lebih tinggi dibanding segmen konsumen.
Fasilitas Produksi Penuh dan Dampak Kenaikan Harga
Node Intel 7 diproduksi di beberapa fasilitas utama, termasuk Intel D1X di Hillsboro (Oregon) serta Fabs 12, 32, dan 42 di Arizona. Meski memiliki beberapa lokasi produksi aktif, kapasitas seluruhnya kini terserap penuh oleh permintaan yang terus meningkat.
Akibatnya, Intel menerapkan kenaikan harga sekitar 10% pada prosesor generasi ke-13 dan ke-14 sejak September. SKU standar seri Raptor Lake (RPL-S) yang sebelumnya dijual di kisaran US$150–160 kini naik menjadi sekitar US$170–180.
Langkah ini diambil untuk mengimbangi biaya operasional tambahan dalam mempertahankan beberapa lini produk lama sekaligus, serta menyesuaikan harga dengan kondisi pasokan yang ketat di pasar global.
Prioritas dan Strategi Intel ke Depan
Sebagai langkah strategis, Intel akan mengalokasikan sebagian besar kapasitas produksi untuk lini data center yang dipimpin oleh keluarga prosesor Xeon — mengingat segmen ini menyumbang margin tertinggi dan menjadi penopang utama pendapatan perusahaan.
Di sisi lain, prioritas untuk prosesor desktop dan gaming kemungkinan akan sedikit tertunda hingga kapasitas tambahan tersedia dari pabrik baru dan peningkatan efisiensi produksi di Fab 52 (Arizona) yang baru saja beroperasi penuh untuk node 18A.
Kondisi ini mencerminkan tantangan klasik dalam industri semikonduktor: menjaga keseimbangan antara kebutuhan pasar gaming yang masif dan permintaan korporasi untuk komputasi skala besar, di tengah transisi Intel menuju teknologi manufaktur yang lebih canggih.
Sumber: Intel Q3 Earnings Transcript
