Meta resmi mengumumkan serangkaian alat keamanan baru untuk membantu pengguna WhatsApp dan Messenger melindungi diri dari penipuan online (scam) serta meningkatkan keamanan akun mereka.
🛡️ Deteksi Scam Otomatis di Messenger
Meta kini sedang menguji fitur deteksi penipuan berbasis AI di Messenger untuk mengidentifikasi percakapan mencurigakan.
Fitur ini akan menampilkan peringatan otomatis saat pengguna menerima pesan dari kontak baru yang diduga berpotensi scam.
Pengguna juga akan diberi opsi untuk mengirim riwayat pesan singkat ke sistem AI Meta guna diperiksa lebih lanjut.
Jika sistem mendeteksi indikasi scam, Messenger akan menampilkan informasi tambahan tentang jenis penipuan yang umum terjadi dan memberikan rekomendasi seperti:
- Memblokir pengirim
- Melaporkan akun mencurigakan
“Jika potensi penipuan terdeteksi, pengguna akan mendapatkan informasi tambahan dan saran tindakan termasuk memblokir atau melaporkan akun,” jelas Meta.
Fitur ini aktif secara default, namun dapat dinonaktifkan lewat menu Privacy & Safety Settings → Scam Detection.
📱 Peringatan Baru di WhatsApp: Hati-Hati Saat Berbagi Layar
Meta juga menambahkan peringatan baru di WhatsApp yang muncul ketika pengguna akan berbagi layar (screen sharing), terutama saat menerima panggilan video dari kontak tidak dikenal.
Tujuannya adalah mencegah scammers yang mencoba memanipulasi korban agar menampilkan informasi sensitif seperti kode verifikasi OTP, data bank, atau password.
“Kami tahu pelaku scam sering menekan korban untuk berbagi layar agar bisa mencuri informasi sensitif. Dengan fitur baru ini, kami membantu pengguna mengenali tanda-tanda penipuan lebih cepat,” ujar Meta.
🧠 Peningkatan Keamanan Tambahan di WhatsApp
Sejak Agustus 2025, WhatsApp telah meluncurkan fitur tambahan yang membantu pengguna mengenali potensi penipuan saat ditambahkan ke grup oleh orang tak dikenal.
Fitur ini menampilkan “Safety Overview Card” berisi informasi seperti:
- Tanggal pembuatan grup
- Jumlah anggota
- Riwayat aktivitas mencurigakan
- Petunjuk pengaturan siapa yang bisa menambahkan Anda ke grup
Selain itu, WhatsApp juga akan menampilkan notifikasi konteks tambahan saat pengguna dihubungi oleh nomor yang tidak ada di daftar kontak mereka.
🚫 Meta Menutup Jutaan Akun Penipuan
Sejak awal tahun 2025, Meta telah menonaktifkan hampir 8 juta akun yang terhubung ke pusat penipuan (scam centers) di:
🇱🇦 Laos, 🇰🇭 Kamboja, 🇲🇲 Myanmar, 🇦🇪 Uni Emirat Arab, dan 🇵🇭 Filipina.
Selain itu, Meta juga menghapus lebih dari 21.000 Halaman dan akun palsu yang meniru layanan dukungan pelanggan dan mencoba menipu korban agar memberikan data pribadi mereka.
Awal tahun ini, Meta bahkan bekerja sama dengan OpenAI untuk menutup pusat kejahatan siber di Kamboja yang menjalankan berbagai modus, mulai dari penipuan investasi kripto, skema piramida sewa skuter, hingga jual beli “like” palsu di media sosial.
✅ Kesimpulan
Langkah terbaru ini menegaskan upaya Meta untuk memerangi penipuan digital lintas platform, sekaligus menunjukkan bagaimana AI kini digunakan untuk melindungi pengguna dari manipulasi sosial dan rekayasa phishing.
Pengguna WhatsApp dan Messenger disarankan untuk:
- Tidak membagikan layar dengan kontak asing
- Memeriksa notifikasi “scam detection” sebelum menanggapi pesan baru
- Melaporkan akun mencurigakan segera
Sumber: Meta, via BleepingComputer
