TSMC (Taiwan Semiconductor Manufacturing Company) telah mencapai tonggak penting dalam pengembangan teknologi semikonduktor dengan keberhasilan eksposur wafer pertama menggunakan proses N2 (2 nanometer) di fasilitas Fab 22 Kaohsiung. Pencapaian ini menandai kesiapan menuju produksi massal pada akhir 2025, sekaligus memperkuat posisi TSMC sebagai pemimpin global dalam teknologi fabrikasi chip mutakhir.
Fab 22: Dari Node Menengah ke Teknologi Terdepan
Awalnya, fasilitas Fab 22 yang direncanakan pada 2021 difokuskan untuk produksi node 7 nm dan 28 nm. Namun, meningkatnya permintaan chip berperforma tinggi untuk AI (Artificial Intelligence), mobile computing, dan HPC (High-Performance Computing) mendorong TSMC untuk mengubah arah proyek menjadi basis manufaktur sub-2 nm.
Investasi besar senilai NT$1,5 triliun (sekitar USD 46 miliar) dialokasikan untuk enam fase pembangunan, menjadikan Kaohsiung sebagai pusat produksi chip tercanggih di Taiwan selatan. Saat ini, Fase 1 mendekati penyelesaian sementara instalasi peralatan untuk Fase 2 sedang berlangsung.
Roadmap Produksi dan Teknologi Lanjutan
Menurut roadmap TSMC, produksi volume untuk Fase 2 dijadwalkan dimulai pada kuartal kedua 2026, bertepatan dengan siklus pengadaan industri di kuartal ketiga ketika klien besar memfinalisasi pesanan untuk produk flagship mereka.
Fase-fase berikutnya akan memperkenalkan teknologi yang semakin maju, termasuk:
- A16 node dengan backside power delivery untuk efisiensi daya lebih tinggi.
- A14 node dengan arsitektur gate-all-around (GAA) nanosheet transistors yang dijadwalkan siap pada 2028.
Perkembangan ini menjadikan TSMC jauh di depan pesaing internasional, termasuk fasilitasnya di Arizona, AS, yang masih menghadapi penundaan signifikan dalam mencapai level teknologi serupa.
Strategi Produksi Terpadu di Taiwan
Kompleks Kaohsiung Fab 22 kini menjadi bagian penting dari jaringan manufaktur TSMC bersama Hsinchu Fab 20 dan Taichung Fab 25. Integrasi ini memberi fleksibilitas bagi TSMC untuk meningkatkan kapasitas produksi secara dinamis, menyesuaikan dengan lonjakan permintaan chip global untuk kecerdasan buatan dan komputasi performa tinggi.
Dengan langkah besar ini, TSMC tidak hanya memperkuat kepemimpinannya dalam teknologi semikonduktor dunia, tetapi juga memantapkan Taiwan sebagai pusat utama inovasi dan manufaktur chip generasi berikutnya.
Sumber: Commercial Times Taiwan, via ComputerBase
