OpenAI dikabarkan tengah mengembangkan fitur baru bernama ChatGPT-powered Agent Builder, sebuah alat visual yang memungkinkan pengguna membuat AI Agent mereka sendiri tanpa perlu kemampuan pemrograman mendalam.
Fitur ini diyakini akan menjadi langkah besar menuju masa depan “agentic AI experiences”, di mana AI dapat bekerja secara otonom sesuai alur logika dan aturan yang ditentukan pengguna — mirip seperti “Visual Studio moment” untuk dunia AI.
🧠 Desain Visual ala Flowchart
Menurut bocoran tangkapan layar yang beredar di platform X (Twitter), Agent Builder menggunakan antarmuka berbasis flowchart.
Pengguna cukup menyusun blok-blok kecil (node) yang mewakili satu tugas tertentu dan menghubungkannya dengan panah untuk menunjukkan urutan langkah.
Beberapa template bawaan juga tersedia untuk memudahkan pembuatan alur, seperti:
- 🧾 Customer Service Bot
- 📊 Data Enrichment
- 📄 Document Comparison
Selain itu, pengguna dapat memilih opsi “Create” untuk membangun agen dari awal sesuai kebutuhan spesifik.
⚙️ Kustomisasi Agen Secara Lengkap
Setiap node terhubung dengan satu Agent utama yang dikendalikan oleh aturan pengguna.
Dari sini, pembuat dapat:
- Memilih model GPT yang digunakan (misalnya GPT-5 atau GPT-5-instant),
- Menulis atau menyesuaikan prompt utama,
- Mengatur “reasoning effort” (tingkat pemikiran/logika yang diinvestasikan AI),
- Menentukan format keluaran (teks biasa atau JSON).
Selain itu, setiap Agent dapat menggunakan tool eksternal (plugins) sesuai kebutuhan, menjadikannya sangat fleksibel untuk berbagai skenario bisnis dan teknis.
🔌 Integrasi Layanan Eksternal lewat MCP
Agent Builder juga akan mendukung MCP (Model Context Protocol), yang memungkinkan koneksi langsung ke berbagai layanan pihak ketiga, seperti:
- Gmail
- Google Calendar
- Google Drive
- Outlook
- SharePoint
- Microsoft Teams
- Dropbox
Dengan konektor ini, agen dapat membaca file, mengambil jadwal dari kalender, mengirim email, atau menulis draf balasan otomatis, tergantung izin akses yang diberikan.
🚀 Fokus OpenAI di DevDay 2025
OpenAI dijadwalkan akan memaparkan detail resmi ChatGPT Agent Builder pada DevDay Conference hari ini.
Jika dirilis ke publik, fitur ini bisa menjadi tonggak penting bagi komunitas pengembang dan bisnis, memungkinkan siapa pun membuat AI yang benar-benar interaktif, kontekstual, dan terintegrasi dengan workflow nyata.
🧩 Kesimpulan
Dengan Agent Builder, OpenAI tampaknya ingin mengubah ChatGPT dari sekadar chatbot menjadi platform pengembangan AI otonom yang dapat:
- berinteraksi dengan layanan cloud,
- menjalankan tugas berurutan,
- dan menyesuaikan perilakunya sesuai kebutuhan pengguna.
Fitur ini berpotensi membuka era baru di mana setiap individu atau organisasi bisa menciptakan agen AI pribadi mereka sendiri — tanpa menulis satu baris kode pun.
Sumber: BleepingComputer
