Microsoft Outlook Hentikan Tampilan Inline SVG untuk Cegah Serangan Siber

Microsoft mengumumkan bahwa Outlook untuk Web dan Outlook versi baru di Windows tidak lagi menampilkan gambar inline SVG (Scalable Vector Graphics), menyusul meningkatnya penyalahgunaan format tersebut dalam serangan siber.

Perubahan ini mulai diluncurkan secara global sejak awal September 2025 dan diperkirakan selesai pertengahan Oktober 2025. Microsoft menegaskan bahwa langkah ini hanya memengaruhi kurang dari 0,1% dari seluruh gambar yang dikirim melalui Outlook, sehingga dampak terhadap pengguna diyakini minimal.

“Gambar inline SVG tidak lagi ditampilkan di Outlook Web maupun Outlook baru untuk Windows. Sebagai gantinya, pengguna hanya akan melihat ruang kosong di area tempat gambar tersebut seharusnya muncul,” tulis Microsoft dalam pembaruan Message Center Microsoft 365.

SVG sebagai Vektor Serangan

Meskipun file SVG sebagai lampiran biasa masih bisa dibuka dan dilihat, pemblokiran khusus untuk inline SVG dilakukan guna mengurangi risiko keamanan, termasuk potensi serangan cross-site scripting (XSS).

Selama beberapa tahun terakhir, pelaku ancaman telah banyak mengeksploitasi file SVG untuk menyebarkan malware maupun menampilkan formulir phishing. Laporan dari berbagai perusahaan keamanan juga mencatat lonjakan signifikan dalam kampanye phishing berbasis SVG, terutama dengan adanya layanan Phishing-as-a-Service (PhaaS) seperti Tycoon2FA, Mamba2FA, dan Sneaky2FA.

Sebagai contoh, pada April lalu Trustwave melaporkan peningkatan serangan phishing berbasis SVG hingga 1800% dibandingkan periode awal 2024.

Bagian dari Strategi Keamanan Lebih Luas

Kebijakan baru ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Microsoft untuk menghapus atau menonaktifkan fitur Office dan Windows yang kerap disalahgunakan.

Beberapa langkah sebelumnya yang telah dilakukan antara lain:

Langkah terbaru terkait pemblokiran inline SVG ini mempertegas komitmen Microsoft dalam menekan potensi serangan phishing dan malware yang menargetkan pengguna Outlook serta ekosistem Microsoft 365.


Sumber: BleepingComputer

Exit mobile version