Intel merilis presentasi terbaru untuk memperbarui klaim performa lini prosesor desktop Core Ultra 200-series “Arrow Lake-S”, sekaligus membandingkannya dengan prosesor AMD Ryzen 9000 series “Zen 5”, termasuk varian X3D dengan 3D V-Cache. Klaim ini mempertimbangkan pembaruan software dan microcode sejak debut perdana pada Oktober 2024, serta peningkatan pada teknologi APO (Application Performance Optimization).
Peta Persaingan: Core Ultra vs Ryzen 9000
- Core Ultra 9 (8P+16E) dibandingkan dengan Ryzen 9 9000 series.
- Core Ultra 7 265K/KF (8P+12E) dibandingkan Ryzen 7 9800X3D dan Ryzen 7 9700X.
- Core Ultra 5 (6P+8E dan 6P+4E) dibandingkan dengan Ryzen 5 9600X/9600.
Perbandingan Flagship: Core Ultra 9 285K vs Ryzen 9 9950X3D/9950X
- Melawan Ryzen 9 9950X3D: performa gaming Intel tertinggal tipis (single digit), tetapi unggul di 4 dari 5 uji produktivitas.
- Melawan Ryzen 9 9950X (non-X3D): performa gaming relatif setara, namun 285K unggul di semua uji produktivitas. Dalam uji game lebih luas, 285K menang di 3 dari 9 judul.
Mid-Range: Core Ultra 7 265K
- vs Ryzen 7 9700X → dalam 9 uji game, 265K setara atau kalah di 7 game, unggul di 2. Namun di produktivitas, 265K jauh lebih unggul (hingga +84% di benchmark multithread). Dengan harga $299, 265K lebih murah dibanding 9700X ($360).
- vs Ryzen 7 9800X3D → kalah telak di 4 dari 5 game, hanya “Starfield” yang setara. Namun, 265K tetap unggul di produktivitas berkat jumlah core lebih banyak. Intel mengklaim rasio performa-per-Dollar 25% lebih baik dibanding 9800X3D ($479).
- vs Ryzen 9 9900X (12C/24T, non-X3D) → performa gaming relatif setara, tetapi Intel tidak menyajikan hasil produktivitas.
Entry Enthusiast: Core Ultra 5 Series
- Core Ultra 5 245K vs Ryzen 5 9600X → dari 9 game, hasil imbang: kalah di 3, seri di 3, unggul di 3. Dalam produktivitas multithread, 245K mendominasi berkat konfigurasi 6P+8E core.
- Core Ultra 5 225 vs Core i5-14400 → Intel klaim ada +20% peningkatan performa gaming secara geomean.
Kesimpulan Intel
Intel menekankan bahwa Arrow Lake-S menawarkan keseimbangan lebih baik antara gaming dan produktivitas dengan harga yang kompetitif. Sementara Ryzen X3D masih unggul di gaming murni, Intel menyoroti performa multithread, rasio harga-performa, serta peningkatan berkelanjutan lewat optimasi software APO sebagai nilai jual utama.
Sumber: momomo_us (Twitter)
