Pengumuman kolaborasi NVIDIA–Intel sempat memunculkan spekulasi: apakah Intel akan menghentikan lini Arc GPU dan sepenuhnya beralih ke RTX iGPU dalam SoC kustom yang sedang dikerjakan bersama NVIDIA?
Menurut pernyataan juru bicara Intel kepada PC World, kolaborasi ini bersifat komplementer dan Intel tetap akan memiliki penawaran produk GPU sendiri. Namun, pernyataan ini masih samar dan tidak menjelaskan roadmap secara detail.
Apa Artinya untuk Arc GPU?
- Arc tetap ada: Intel menegaskan tidak ada rencana untuk langsung menghentikan pengembangan Arc.
- Fokus ganda: RTX iGPU dari NVIDIA diposisikan sebagai pelengkap, bukan pengganti total.
- Driver & dukungan: Menjaga stack driver GPU adalah pekerjaan berat. Restrukturisasi internal Intel bisa menentukan apakah divisi Arc akan tetap independen atau diintegrasikan dengan proyek lain.
Roadmap GPU Intel
- Arc “Battlemage” (2025): sudah beredar, model high-end Arc B770 direncanakan rilis musim liburan.
- Arc “Celestial” (Xe3, 2026): dipakai untuk rendering grafis di SoC Nova Lake. Masih belum jelas apakah akan hadir sebagai dGPU konsumen.
- Arc “Druid” (Xe4, 2026+): lebih difokuskan untuk media & display dalam SoC generasi mendatang.
Potensi Skenario
- Koeksistensi:
- Intel melanjutkan Arc discrete GPU untuk pasar entry–mid-range.
- NVIDIA RTX iGPU dipakai di SoC high-performance.
- Pengurangan peran Arc:
- Jika restrukturisasi besar terjadi, Arc bisa dipersempit perannya hanya untuk fungsi internal (media, display).
- Pasar gaming high-end dibiarkan sepenuhnya ke NVIDIA RTX.
- Diversifikasi produk:
- Arc tetap jalan di segmen consumer & workstation.
- RTX iGPU untuk server, AI, dan SoC premium.
Kesimpulan
Intel belum menyerah pada Arc, tapi arah jangka panjangnya masih penuh tanda tanya. Kolaborasi dengan NVIDIA jelas membuka jalan untuk SoC dengan RTX iGPU, sementara Arc mungkin tetap hadir sebagai discrete GPU untuk menjaga opsi kompetisi di pasar grafis.
Sumber: PC World
