Jülich Supercomputing Centre Hadirkan Sistem HPC NVIDIA DGX Quantum Pertama di Dunia

Quantum Machines, Arque Systems, dan Jülich Supercomputing Centre (JSC) resmi mengumumkan penerapan sistem NVIDIA DGX Quantum pertama di pusat superkomputer besar dunia. Langkah ini menempatkan Eropa di garis depan pengembangan komputasi hybrid kuantum-klasikal.

JSC, yang juga mengoperasikan JUPITER—superkomputer tercepat di Eropa sekaligus sistem exascale pertama di benua ini (peringkat #4 dunia)—menjadi pelopor dalam mengintegrasikan kapabilitas kuantum ke dalam infrastruktur HPC (High-Performance Computing) nyata.


Teknologi Inti DGX Quantum

Integrasi ini memungkinkan interaksi mikrodetik antara hardware kontrol kuantum dan komputasi klasikal, menjadikan operasi kuantum bagian alami dari alur kerja HPC.


Manfaat Utama untuk Riset & Industri

  1. Percepatan Kalibrasi Qubit → Algoritma dan eksperimen bisa disiapkan lebih cepat.
  2. Benchmarking QEC → Menguji performa koreksi error pada prosesor kuantum.
  3. Hybrid Algorithm Development → Peneliti dapat menggabungkan keunggulan GPU + qubit untuk simulasi ilmiah dan aplikasi industri.
  4. AI + Quantum Integration → Neural network dan model machine learning bisa berjalan real-time pada GPU, sambil tetap sinkron dengan qubit.

Pernyataan Penting


Dampak Strategis


Sumber: Quantum Machines, Arque Systems, Jülich Supercomputing Centre

Exit mobile version