Alliance for Open Media (AOMedia) mengumumkan bahwa AV2, codec video generasi penerus AV1, akan resmi diluncurkan pada akhir tahun ini. AV2 disebut sebagai lompatan besar dalam standar kompresi video terbuka yang dirancang untuk menjawab kebutuhan streaming global yang terus meningkat.
Lompatan Teknologi dari AV1 ke AV2
Sebagai evolusi dari AV1, AV2 menawarkan performa kompresi yang jauh lebih baik, memungkinkan efisiensi penyimpanan dan distribusi video tanpa mengorbankan kualitas. Codec ini juga hadir dengan dukungan yang lebih luas untuk berbagai aplikasi, termasuk:
- AR/VR dengan kebutuhan bandwidth tinggi.
- Split-screen delivery untuk menayangkan beberapa program secara bersamaan.
- Penanganan konten layar yang lebih optimal.
- Rentang kualitas visual yang lebih luas untuk berbagai skenario penggunaan.
Langkah ini menandai pencapaian penting dalam perjalanan AOMedia menuju ekosistem media terbuka yang lebih inovatif.
Komitmen pada Standar Terbuka
Dr. Pierre-Anthony Lemieux, Direktur Eksekutif AOMedia, menegaskan filosofi organisasi:
“Kami percaya inovasi berkembang ketika bersifat terbuka. Standar kami lahir dari kolaborasi global dengan kebijakan paten bebas royalti, sehingga pengalaman media generasi berikutnya dapat menjangkau lebih banyak orang dengan lebih cepat. AV2 adalah langkah penting dalam mewujudkan masa depan media berbasis kolaborasi terbuka.”
Dukungan Industri dan Rencana Adopsi
Dalam rangka memperingati 10 tahun keberadaannya, AOMedia juga merilis hasil survei anggota yang menunjukkan antusiasme industri terhadap teknologi terbuka.
- 88% anggota menilai AV1 sangat penting bagi roadmap produk mereka.
- 53% anggota berencana mengadopsi AV2 dalam 12 bulan setelah finalisasi akhir tahun ini.
- 88% anggota memperkirakan akan mengimplementasikan AV2 dalam dua tahun ke depan.
Hasil ini menegaskan bahwa AV2 berpotensi menjadi standar utama untuk video streaming generasi mendatang, sekaligus memperkuat posisi AOMedia sebagai pelopor codec video terbuka yang bebas royalti.
Sumber: AOMedia
