Serangan supply chain Nx “s1ngularity” di ekosistem NPM telah menimbulkan dampak besar dengan kebocoran ribuan token akun dan rahasia repositori. Menurut laporan pasca-insiden dari peneliti Wiz, serangan ini berdampak pada 2.180 akun dan 7.200 repositori dalam tiga fase berbeda.
Kronologi Serangan
- 26 Agustus 2025 – Penyerang mengeksploitasi celah pada workflow GitHub Actions di repositori Nx. Dari sana, mereka berhasil menerbitkan paket berbahaya di NPM yang menyertakan skrip telemetry.js.
- Malware telemetry.js – Bertindak sebagai pencuri kredensial, menargetkan Linux dan macOS untuk mencuri token GitHub, token NPM, kunci SSH, file .env, dompet kripto, lalu mengunggah data ke repositori publik bernama “s1ngularity-repository”.
Peran AI dalam Serangan
Yang membuat serangan ini menonjol adalah pemanfaatan alat command-line berbasis AI seperti Claude, Q, dan Gemini. Penyerang memanfaatkan prompt LLM untuk mencari kredensial sensitif.
- Prompt terus di-tuning sepanjang serangan agar lebih efektif.
- Wiz mencatat bahwa penggunaan frasa seperti “penetration testing” bahkan sempat memicu penolakan otomatis dari model AI.
Dampak Besar (Blast Radius)
- Fase 1 (26–27 Agustus)
- 1.700 pengguna terdampak langsung.
- 2.000 rahasia unik bocor.
- 20.000 file terekspos.
- Fase 2 (28–29 Agustus)
- Token GitHub yang bocor dipakai untuk mengubah repositori privat menjadi publik.
- 480 akun tambahan (sebagian besar organisasi) terdampak.
- 6.700 repositori privat terekspos.
- Fase 3 (31 Agustus)
- Target diarahkan ke satu organisasi besar.
- 2 akun dikompromi.
- 500 repositori privat tambahan dipublikasikan.
Respons Nx
Tim Nx merilis analisis akar masalah yang menyebutkan celah berasal dari kombinasi title injection pada pull request dan penggunaan tidak aman dari pull_request_target. Hal ini memungkinkan eksekusi kode berbahaya dengan izin tinggi yang memicu pipeline publikasi dan mengeksfiltrasi token NPM.
Langkah mitigasi yang diambil:
- Menghapus paket berbahaya dan mencabut token yang terkompromi.
- Mewajibkan 2FA untuk seluruh akun publisher.
- Beralih ke model NPM Trusted Publisher, sehingga proses publikasi tidak lagi bergantung pada token.
- Menambahkan persetujuan manual pada workflow yang dipicu PR.
Kesimpulan
Insiden “s1ngularity” menegaskan risiko besar supply chain attack di ekosistem open-source, terlebih ketika dipadukan dengan otomatisasi berbasis AI. Meski mitigasi telah dilakukan, dampaknya masih terasa karena banyak rahasia yang valid dan berpotensi dimanfaatkan lebih lanjut oleh pihak berbahaya.
Sumber: Wiz, GitHub, Nx
