Microsoft Konfirmasi Bug di Update Windows Agustus 2025, Sebabkan Masalah Instalasi Aplikasi

Microsoft memperingatkan bahwa pembaruan keamanan Windows bulan Agustus 2025 memicu masalah baru, termasuk munculnya User Account Control (UAC) prompt yang tidak terduga serta gagalnya instalasi aplikasi bagi pengguna non-admin di seluruh versi Windows yang masih didukung.

Penyebab Utama

Masalah ini terkait patch keamanan untuk menutup celah CVE-2025-50173—kerentanan eskalasi hak akses di Windows Installer yang berpotensi memberi penyerang autentikasi akses SYSTEM privileges.

Sebagai langkah mitigasi, Microsoft menambahkan lapisan UAC baru yang kini meminta kredensial admin pada berbagai skenario, termasuk:

Dampaknya, pengguna standar bisa kesulitan menginstal paket melalui Configuration Manager (ConfigMgr), menjalankan aplikasi Autodesk tertentu (AutoCAD, Civil 3D, Inventor CAM), hingga mengaktifkan Secure Desktop.

Sistem yang Terkena Dampak

Dampak Nyata

Jika pengguna standar menjalankan aplikasi yang memicu operasi perbaikan MSI tanpa menampilkan UI, proses akan gagal dengan pesan error. Contohnya, instalasi dan eksekusi Office Professional Plus 2010 dapat gagal dengan Error 1730.

Solusi Sementara

Microsoft menyarankan beberapa langkah sementara hingga perbaikan resmi dirilis:

  1. Jalankan aplikasi sebagai administrator → klik kanan aplikasi di Start menu/Search lalu pilih Run as administrator.
  2. Untuk organisasi → IT admin dapat menggunakan Group Policy Known Issue Rollback (KIR) pada Windows 11 (22H2, 23H2, 24H2), Windows Server 2025, Server 2022, dan Windows 10 (21H2, 22H2) setelah menghubungi dukungan bisnis Microsoft.

Perbaikan Mendatang

Microsoft sedang menyiapkan pembaruan tambahan yang akan memungkinkan admin mengizinkan aplikasi tertentu menjalankan operasi MSI repair tanpa UAC prompt.

Selain itu, perusahaan juga mengakui adanya bug lain akibat update Agustus 2025 yang menimbulkan lag dan stuttering pada software streaming NDI di Windows 10 dan 11, namun membantah adanya kaitan update ini dengan laporan kerusakan SSD/HDD yang beredar.


Sumber: Microsoft

Exit mobile version