Intel CFO, David Zinsner, mengakui bahwa lini desktop Arrow Lake (Core Ultra 200) tidak memberikan nilai kompetitif sesuai harapan, meskipun penjualan unitnya terlihat kuat. Dalam konferensi teknologi yang diselenggarakan oleh Deutsche Bank, Zinsner mengungkapkan bahwa “Nova Lake” diharapkan menjadi solusi untuk memperbaiki kelemahan tersebut ketika meluncur pada tahun 2026.
Arrow Lake: Kinerja Tidak Maksimal di Segmen Gaming
Seri Core Ultra 200 menuai kritik setelah:
- Gagal bersaing dalam berbagai pengujian game populer
- Mengalami masalah stabilitas awal yang memerlukan pembaruan firmware dan software berkali-kali
- Intel harus mengaktifkan program overclocking resmi demi meningkatkan daya saing, namun ini tetap tidak menyelesaikan masalah nilai produk flagship-nya
Nova Lake: Lebih dari Sekadar Penyegaran
Zinsner menegaskan bahwa Nova Lake bukan hanya refresh dari generasi sebelumnya. Beberapa peningkatan utama yang dijanjikan:
- Desain core baru yang lebih efisien dan bertenaga
- Jumlah core yang lebih tinggi pada model tertentu
- Grafis terintegrasi yang ditingkatkan untuk desktop kelas atas
- Rangkaian SKU yang lebih lengkap untuk menjangkau segmen pasar yang lebih luas
Namun, Nova Lake akan membutuhkan soket baru, yang dapat membuat konsumen mempertimbangkan ulang keputusan upgrade, apalagi dibandingkan dengan platform pesaing seperti AMD yang menjanjikan kompatibilitas jangka panjang.
Strategi Lebih Luas: Xeon dan Server
Selain desktop, Intel juga melakukan penyesuaian roadmap di segmen server, termasuk:
- Kembalinya fitur multi-threading
- Penyempurnaan pada keluarga prosesor Xeon generasi mendatang
Penantian hingga 2026
Hingga Nova Lake hadir, Intel harus mengandalkan optimalisasi Arrow Lake sambil mengejar ketertinggalan dari AMD, yang terus melangkah maju dengan roadmap Zen 6.
Sumber: Wccftech, Intel CFO at Deutsche Bank Tech Conference
