Citrix Tambal Celah Kritis RCE di NetScaler yang Dieksploitasi dalam Serangan Zero-Day

Citrix merilis pembaruan keamanan penting untuk menambal kerentanan eksekusi kode jarak jauh (RCE) kritis yang ditemukan pada produk NetScaler ADC dan NetScaler Gateway. Celah ini telah aktif dieksploitasi dalam serangan zero-day, mendorong peringatan serius dari para pakar keamanan dan lembaga pemerintah.

CVE-2024-3512: Celah RCE Tanpa Autentikasi

Kerentanan ini terdaftar sebagai CVE-2024-3512 dan memungkinkan penyerang menjalankan kode arbitrer secara remote tanpa autentikasi, selama target menjalankan NetScaler ADC atau Gateway dalam mode gateway konfigurasi tertentu (appliance mode).

Eksploitasi berhasil dapat memberikan kontrol penuh atas perangkat, memungkinkan pelaku:

Citrix menyebutkan bahwa versi yang terdampak mencakup:

Eksploitasi Zero-Day Sudah Dikonfirmasi

Serangan aktif terhadap celah ini telah terdeteksi sebelum patch tersedia, menjadikannya zero-day yang nyata. Para penyerang diketahui memindai internet untuk mencari perangkat NetScaler yang terbuka dan menjalankan versi rentan.

Sebagai langkah mitigasi, Citrix menyarankan administrator sistem untuk:

Respons dari Komunitas Keamanan

CISA (Cybersecurity and Infrastructure Security Agency) telah memasukkan CVE-2024-3512 ke dalam Katalog Kerentanan yang Dieksploitasi Secara Aktif (Known Exploited Vulnerabilities Catalog), mewajibkan entitas federal untuk menambal kerentanan ini dalam jangka waktu tertentu.

Pakar keamanan juga menekankan bahwa perangkat jaringan seperti NetScaler sering kali menjadi target utama dalam rantai serangan karena fungsinya sebagai pintu masuk trafik dan kredensial pengguna.

Kesadaran dan Ketahanan Infrastruktur Sangat Penting

Insiden ini menggarisbawahi pentingnya manajemen patch yang cepat dan pengawasan berkelanjutan terhadap perangkat edge yang diekspos ke internet. Perusahaan di berbagai sektor—terutama keuangan, kesehatan, dan layanan publik—sangat disarankan untuk melakukan audit penuh atas konfigurasi NetScaler mereka.


Sumber: BleepingComputer

Exit mobile version