Serangan Ransomware Ganggu Operasional Perusahaan Farmasi Inotiv

20 Agustus 2025 – Inotiv, perusahaan farmasi asal Amerika, mengonfirmasi bahwa serangan ransomware telah mengenkripsi sejumlah sistem dan data penting perusahaan, yang berdampak pada kelangsungan operasional. Insiden ini pertama kali terdeteksi pada 8 Agustus dan segera ditindaklanjuti dengan tindakan mitigasi.

Hasil penyelidikan awal menunjukkan pelaku berhasil mengakses tanpa izin dan mengenkripsi data sensitif. Sebagai respons, Inotiv melibatkan tim keamanan eksternal dan melaporkan insiden ke pihak berwenang. Ransomware yang bertanggung jawab adalah kelompok Qilin, yang diklaim telah mencuri sekitar 162.000 file dengan total ukuran sekitar 176 GB, beberapa di antaranya telah diposting sebagai sampel di situs kebocoran data.

Inotiv adalah organisasi riset kontrak (CRO) yang berbasis di Indiana, fokus pada pengembangan obat dan penelitian hewan model. Perusahaan mempekerjakan sekitar 2.000 orang dengan pendapatan tahunan melebihi 500 juta dolar. Serangan ini menyebabkan gangguan pada jaringan internal dan aplikasi bisnis, termasuk database penting.

Tim TI Inotiv tengah memulihkan sistem terdampak dan telah memindahkan beberapa operasi ke solusi offline sementara untuk mengurangi gangguan. Hingga saat ini, belum ada estimasi kapan operasional sepenuhnya bisa normal kembali.


Sumber: BleepingComputer

Exit mobile version