Intel Konfirmasi SMT Akan Kembali di CPU Generasi Mendatang

CEO Intel, Pat Gelsinger, secara resmi mengonfirmasi bahwa teknologi Simultaneous Multithreading (SMT) akan kembali diimplementasikan pada prosesor generasi mendatang. Pernyataan ini sekaligus menanggapi spekulasi yang beredar sejak arsitektur Arrow Lake dikabarkan akan meninggalkan fitur SMT, memicu kekhawatiran soal potensi penurunan efisiensi dalam beban kerja multi-thread.

Apa Itu SMT dan Mengapa Penting?

Simultaneous Multithreading adalah teknologi yang memungkinkan satu core fisik menjalankan dua thread secara bersamaan. Ini meningkatkan efisiensi pemrosesan, terutama dalam aplikasi yang sangat parallel seperti rendering, komputasi ilmiah, hingga multitasking berat.

Selama lebih dari satu dekade, SMT telah menjadi bagian penting dari arsitektur CPU modern, baik di sisi Intel dengan Hyper-Threading, maupun di kubu AMD dengan SMT-nya pada Ryzen dan EPYC.

Namun, laporan awal menunjukkan bahwa generasi Arrow Lake—yang akan rilis akhir 2024—tidak akan mendukung SMT di Performance Core-nya, sebagai bagian dari desain baru yang lebih hemat daya dan efisien per-thread. Hal ini memunculkan kekhawatiran bahwa performa multi-thread bisa menurun dibanding generasi sebelumnya, terutama pada aplikasi yang mengandalkan jumlah thread tinggi.

Pernyataan Langsung dari CEO Intel

Dalam sesi tanya jawab bersama media teknologi, Pat Gelsinger menyampaikan bahwa:

“SMT is not gone. It’s coming back in the architectures that follow. We made architectural trade-offs for Arrow Lake, but future designs will bring it back—stronger.”

Pernyataan ini mengonfirmasi bahwa absennya SMT di Arrow Lake hanya bersifat sementara dan merupakan bagian dari eksperimen desain untuk mengevaluasi efisiensi per-core murni tanpa multithreading. Intel tampaknya akan mengembalikan SMT mulai dari arsitektur Nova Lake atau setelahnya.

Mengapa Dihilangkan Sementara?

Menurut beberapa analis, alasan Intel menghilangkan SMT di Arrow Lake antara lain:

Namun, performa di skenario komputasi berat dan profesional bisa terdampak jika tidak ada cukup thread yang tersedia, yang membuat kembalinya SMT menjadi penting di roadmap jangka panjang.

Dampak ke Depan

Kembalinya SMT membuka harapan bahwa prosesor Intel ke depan akan kembali memadukan efisiensi single-thread kuat dengan skala multithread luas, apalagi di tengah tren AI lokal dan workload berat modern. Arsitektur mendatang seperti Nova Lake diprediksi akan membawa konfigurasi hybrid lebih kompleks, mungkin dengan lebih banyak E-Core dan dukungan SMT penuh di P-Core.


Sumber: Intel CEO Confirms SMT to Return to Future CPUs

Exit mobile version