Pembaruan KB5062557 untuk Windows Server Sebabkan Masalah pada Cluster dan VM

Microsoft mengonfirmasi bahwa pembaruan keamanan KB5062557 yang dirilis untuk Windows Server telah menyebabkan gangguan serius pada kluster failover dan mesin virtual (VM). Masalah ini terutama berdampak pada administrator TI yang mengelola infrastruktur Hyper-V dan workload berbasis cluster — dengan laporan mencakup VM yang gagal start, crash mendadak, hingga error saat migrasi antar-node.

Dampak Setelah Instalasi Patch

KB5062557 merupakan bagian dari Patch Tuesday Juli 2025 yang ditujukan untuk mengatasi kerentanan keamanan pada Windows Server 2016, 2019, dan 2022. Namun setelah pembaruan dipasang, banyak administrator melaporkan:

Masalah ini muncul secara luas di lingkungan produksi, terutama di datacenter yang mengandalkan Hyper-V untuk virtualisasi berbasis cluster.

Microsoft Akui dan Investigasi

Microsoft telah mengakui adanya bug terkait pembaruan KB5062557, dan menyatakan tengah menyelidiki akar penyebabnya. Mereka menyarankan administrator yang terdampak untuk menahan distribusi pembaruan tersebut di lingkungan kritikal, serta mempertimbangkan untuk menghapus sementara patch jika gangguan operasional sudah terjadi.

Belum ada hotfix atau update pengganti yang dirilis per 23 Juli 2025.

Sementara, Ini yang Bisa Dilakukan

Bagi organisasi yang sudah terdampak atau ingin mencegah potensi gangguan, langkah mitigasi berikut direkomendasikan:

Kasus ini menyoroti pentingnya pengujian pembaruan di lingkungan staging sebelum penerapan ke produksi, terutama pada sistem misi kritis seperti Hyper-V dan cluster failover.


Sumber: Microsoft: Windows Server KB5062557 causes cluster, VM issues

Exit mobile version