Jalan2 ke Jepang – Day 7

Rabu, 2 Desember 2015 – Terbang Dari Sapporo ke Osaka dilanjutkan ke Kyoto
(Menginap di Hat’n Hat Hostel, Kyoto)

Breakfast di Mercure Hotels Sapporo

Breakfast di Mercure Hotels Sapporo

Saya bangun sekitar jam 05.30 untuk packing-packing barang, lalu sekitar jam 07.00 s/d 07.30 saya sarapan di hotel dan dilanjutkan pergi ke Subway Susukino Station (Namboku Line) menuju Subway Sapporo Station (Namboku Line) untuk pindah jalur ke JR Sapporo dengan tujuan ke New Chitose International Airport.

Kereta ke Bandara adalah pada jalur 5. Saya berangkat sekitar pukul 8.25 dan tiba di bandara sekitar pukul 09.02.

Sapporo Station

Sapporo Station

Saya langsung bergegas menuju tempat check in dan rupanya bagasi yang saya bawa lebih dari bagasi yang saya beli. Dan saya harus membayar bagasi sebesar 4680 YEN. Tapi ya sudah lah, berhubung waktu sudah mepet.

Mesin Check In Jetstar Japan

Mesin Check In Jetstar Japan

Saya masuk kedalam ruang tunggu, dan rupanya tas saya perlu di bongkar, karena ada barang yang mencurigakan sesuai penglihatan petugas x-ray, dan setelah sekitar 5-8 menit, saya diperbolehkan masuk setelah mereka melihat semua isi di tas backpack saya.

New Chitose Airport

New Chitose Airport

Pukul sudah menunjukkan pukul 10.30 dan pesawat belum kunjung datang, dan akhirnya ada pengumuman bahwa pesawat delay datang. Maka penerbangan ke Osaka di undur hingga pukul 11.10. Penerbangan ke Osaka memakan waktu 2 jam 20 menit (Jetstar GK152 CTS-KIX).

CTS ke KIX

CTS ke KIX

Kansai International Airport merupakan bandara pertama di Jepang yang dibangun di tengah laut dalam bentuk seperti pulau buatan. Bandara ini pertama kali dibuka untuk umum pada 4 September 1994. Kami mendarat di Kansai International Airport dengan selamat pada pukul 13.00.

Kansai International Airport

Kansai International Airport

Kesan pertama berada di Kansai International Airport adalah, airportnya luas dan panjang. Airport ini tergolong hening dan sepi.

Kansai International Airport

Kansai International Airport

Setelah kami mengambil koper, kami langsung keluar dan mencari tempat makan. Persis di sebelah kanan pintu keluar, terdapat Starbucks. Saya mampir untuk mencari tumbler Japan Airport Special Edition, dan disana saya bisa mendapatkannya.

Starbucks Kansai International Airport

Starbucks Kansai International Airport

Makan Siang di Kansai International Airport

Makan Siang di Kansai International Airport

Makan Siang di Kansai International Airport

Makan Siang di Kansai International Airport

Selanjutnya kami makan siang di food court, lalu di lanjutkan ke Kansai Airport Station untuk menuju ke tengah kota Osaka. Kansai Airport Station tepat berada di depan Kansai International Airport, jadi kita cukup keluar dari bandara, dan berjalan lurus saja. Disana kita akan menemukan counter tiket keretanya. Untuk menuju ke Osaka, kami mencoba kereta tercepat untuk tiba di Namba Station.

Nankai Airport Express

Nankai Airport Express

Nankai Airport Express

Nankai Airport Express

Setelah kami membeli ticket, kami langsung masuk ke peron, berhubung keretanya sebentar lagi akan berangkat. Kami berfoto-foto sebentar dibagian depan kereta, karena bentuk keretanya yang cukup unik.

Kereta Menuju ke Namba Station, Osaka

Kereta Menuju ke Namba Station, Osaka

Kereta Menuju ke Namba Station, Osaka

Kereta Menuju ke Namba Station, Osaka

Pada saat kami masuk kedalam gerbong kereta, salah satu dari roda koper kami mengalami kerusakan/patah, dan selama perjalanan menuju ke Namba Station, saya rada tidak tenang, karena ini satu-satu nya koper yang masih harus kami pakai untuk berjalan jauh.

Untuk itu, setibanya kami di Namba Station, kami langsung mencari loker untuk menitipkan koper dan barang-barang. Disana kami kesulitan mencari loker dengan ukuran yang besar, karena rata-rata hanya tersedia dengan ukuran kecil, dan yang besarnya hanya rata-rata 4 buah saja. Kami menuju ke meja informasi, dan menanyakan loker-loker besar yang tersedia disana. Berbekal map yang diberikan, kami mencoba 1 per 1 tempat loker tersebut.

Loker Yang Kami Sewa

Loker Yang Kami Sewa

Dan akhirnya kami mendapatkan 1 slot yang kosong, tetapi membutuhkan 7 koin 100 yen. Dan saat itu kami mempunyai 500 yen saja. Kami mencoba menanyakan ke orang-orang, apakah mempunyai koin 100 yen untuk dapat kami tukar. Akhirnya setelah beberapa menit mencari, kami mendapatkan 7 koin 100 yen. Beres dengan urusan titip koper, kami langsung bergegas menuju ke Osaka Castle dari Namba Station.

Untuk menuju ke Osaka Castle, kami berangkat dari Nankai-Namba Station (Nankai Line) menuju ke Shin-Imamiya Station (Nankai Line), lalu berpindah line dari Nankai Line ke Osaka Loop Line. Dari Shin-Imamiya Station (Osaka Loop Line) kami menuju ke Osakajokoen Station (Osaka Loop Line).

Exit Stasiun Menuju Osakajo Park

Exit Stasiun Menuju Osakajo Park

Dari sana kami berjalan kaki sekitar 1,5 KM melewati Osakajo Park, Osakajo Hall, dan terakhir tiba di Osaka Castle.

Osakajo Park

Osakajo Park

Osakajo Park

Osakajo Park

Beli Takoyaki di Osakajo Park

Beli Takoyaki di Osakajo Park

Setibanya di Osaka Castle, langit sudah mulai gelap, dan kami menghabiskan waktu sunset disana. Berhubung Osaka Castle sudah tutup, maka kami hanya bisa berfoto-foto didepan Osaka Castle dan Time Capsule, serta menikmati Takoyaki yang kami beli di Osakajo Park tadi.

Osaka Castle

Osaka Castle

Time Capsule

Time Capsule

Setelah langit sudah gelap, kami langsung kembali ke Osakajokoen Station (Osaka Loop Line) untuk menuju ke Universal Studios Japan. Kami memang tidak mempunyai tiket, karena sudah direncanakan tidak masuk kesana, berhubung waktu tidak cukup. Tetapi untuk membayar rasa penasaran kami, kami pun kesana untuk melihat-lihat saja.

Osaka Loop Line

Osaka Loop Line

Osakajokoen Station

Osakajokoen Station

Untuk bisa sampai di Universal City Station, kami harus berpindah kereta di Nishikujo Station (Osaka Loop Line).

Universal City Station

Universal City Station

Universal City Station

Universal City Station

Universal Studios Japan menjadi wahana pertama di Asia di bawah naungan Universal Studios. Tepatnya, pada tahun 2001 Universal Studios secara resmi membuka Universal Studios Japan di Osaka Bay. Tak tanggung-tanggung, wahana ini menempati area seluas 39 hektar.

Universal Studios Japan

Universal Studios Japan

Universal Studios Japan

Universal Studios Japan

Wahana yang ditawarkan sangat beragam dan mengadaptasi dari film-film Hollywod yang tak asing lagi di mata dunia. Delapan tema andalan Universal Studios Japan adalah Lagoon, Hollywood, San Fransisco, New York, Jurassic Park, Amity Village, Universal Wonderland, Waterworld. Dan pada tahun 2014 lalu, dibukalah satu wahana bertemakan The Wizarding World of Harry Potter.

Universal Studios Japan

Universal Studios Japan

Tak ayal, Universal Studios Japan makin diserbu penggemar. Adanya wahana baru yang diadaptasi dari film Harry Potter ini ternyata mampu menarik minat wisatawan domestik, Asia dan Eropa. Wisatawan Asia didominasi dari Hongkong, Korea Selatan dan Tiongkok. Wisatawan dari Indonesia juga banyak yang mengunjungi Universal Studios Japan.

Universal Studios Japan

Universal Studios Japan

Setelah puas berfoto-foto dan sedikit berberlanja di depan Universal Studios Japan, perjalanan di osaka kami tutup dengan langsung kembali ke Namba Station untuk mengambil koper lalu menuju ke Hat’n Hat Hostel, Kyoto, karena kami tidak bermalam di Osaka. Untuk dapat sampai di Kyoto Station (Tokaido-Sanyo Line), kami harus menuju ke Osaka Station (Tokaido-Sanyo Line) terlebih dahulu dari Namba Station (Midosuji Line). Dari Namba Station (Midosuji Line) menuju Umeda Station (Midosuji Line), lalu berjalan kaki sebentar ke Osaka Station (Tokaido-Sanyo Line). Perjalanan ke Kyoto Station memakan waktu sekitar 45 menit.

Kyoto Station

Kyoto Station

Kyoto Station

Kyoto Station

Setelah perjalanan 45 menit, kami tiba di Kyoto Station. Disana kami langsung berpindah kereta menuju Uzamasa Station. Uzamasa Station (San-In Line) merupakan stasiun JR terdekat dengan Hat’n Hat Hostel. Pada saat kami menaiki kereta tersebut, kondisi didalam gerbong sangat penuh. Jadi butuh tenaga dan kesabaran extra untuk tiba di stasiun tujuan.

Dari Uzumasa Station menuju ke Hat’n Hat Hostel kami harus berjalan kaki sekitar 800 meter dengan kondisi koper yang rodanya rusak satu.

Hat'n Hat Hostel

Hat’n Hat Hostel

Setelah tiba di Hat’n Hat Hostel, kami di sambut dengan ramah oleh pemilik hostel, dan dijelaskan peraturan yang ada. Kami langsung mandi, beres-beres barang, charge semua battery, lalu istirahat. Sekian perjalanan dari Sapporo, Osaka, dan Kyoto hari ini.

Hat'n Hat Hostel di Malam Hari

Hat’n Hat Hostel di Malam Hari

Hat'n Hat Hostel

Hat’n Hat Hostel

Hat'n Hat Hostel

Hat’n Hat Hostel

Hat'n Hat Hostel

Hat’n Hat Hostel

Hat'n Hat Hostel

Hat’n Hat Hostel

Hat'n Hat Hostel

Hat’n Hat Hostel

Gallery:

Leave a Reply

%d bloggers like this: