Monthly Archives: February 2012

Smartfren di Never been Better, Kemang

Kemarin malam saya makan malam di Never been Better, Kemang (Persis depan Oen Pao kemang). Saya terkoneksi internet dengan TP-Link MR-3020 dan Smartfren EVDO Rev B AC2791, hasilnya cukup bikin saya kaget, baru pertama kalinya saya merasakan internet 6mbps down dan 2mbps up dari modem saya ini. Bisa dibilang, ini adalah hasil tertinggi yang pernah saya rasakan menggunakan koneksi EVDO Rev B dari SmartFren ini.

Berikut detail testnya.

Test Date: Feb 28, 2012 7:14:01 pm
Connection Type: Wifi
Server: Jakarta
Download: 6128 kbps
Upload: 2284 kbps
Ping: 291 ms

External IP: 114.79.4.146
Internal IP: 192.168.0.101
Latitude: -6.27275
Longitude: 106.81740

New Coverage Sitra WiMAX

WiMAX adalah singkatan dari Worldwide Interoperability for Microwave Access, merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar (broadband wireless access atau disingkat BWA) yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA sebelumnya dengan fitur-fitur yang lebih menarik. Disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan, WiMAX juga merupakan teknologi dengan open standar. Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX di antara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan (tidak proprietary). Dengan kecepatan data yang besar (sampai 70 MBps), WiMAX dapat diaplikasikan untuk koneksi broadband ‘last mile’, ataupun backhaul.

Hari ini buka-buka wall page Sitra Wimax di facebook, dan rupanya ada coverage area baru, saya iseng2 lihat di coverage area, apakah “Jalan Terrace Garden” masuk dalam coverage, rupanya dekat rumah saya ada BTSnya!! wah… jadi kepengen coba deh, penasaran spt apa internetnya.

Paket Beralngganan Sitra Wimax

Paket Beralngganan Sitra Wimax

Paket yang ditawarkan oleh Sitra WiMAX saat ini ada 2 pilihan dan keduanya merupakan Volume Based, artinya tidak ada paket Unlimited Data access. Kalau menurut saya, hal ini untuk menjaga kualitas dari layanannya, tetapi banyak sekali komplain yang disampaikan pada wall page sitra wimax, silahkan di baca-baca sebelum berlangganan….

Review: TP-Link TL-MR3020 – Portable 3G/3.75G Wireless N Router

Boks TP-Link MR-3020

Boks TP-Link MR-3020

Setelah mempunyai router tp-link mr-3420, giliran sekarang saya mencoba tp-link mr-3020. Awalnya saya kira router TL-MR3020 hampir sebesar modem TL-MR3420, namun ternyata bentuknya jauh lebih kecil. Dimensi fisik router ini hanya sebesar telapak tangan.

Bagian depan boks MR-3020

Bagian depan boks MR-3020

Untuk mensetting router ini, pertama hubungkan dengan power, kemudian, melalui laptop / PC / Tablet akses IP 192.168.0.254. Setelah itu, colokan modem melalui port USB. Setelah modem terdeteksi, Anda bisa mendial menggunakan tombol connect.

TL-MR-3020 dengan Modem AC2791

TL-MR-3020 dengan Modem AC2791

TL-MR-3020 dengan power Delcell P5600

TL-MR-3020 dengan power Delcell P5600

Setelah menggunakan modem TL-MR3020 selama 4 hari, sepertinya router ini jaul lebih unggul daripada pendahulunya:

  1. lebih stabil, saya menggunakan router ini selama 4 hari nonstop, hanya mengalamai 1 kali diskonek, dibandingkan dengan tipe TL MR-3420 yang sering kali harus di restart (12-24 jam) karena router tidak merespon
  2. Kekuatan sinyal sama dengan tipe TL MR-3420, tidak mengalami kesulitan pada tempat2 yang biasa saya pergunakan walaupun terhalang tembok
  3. Panas minimum, atau bahkan bisa dikatakan kalau router ini tidak panas sama sekali walau dipake nonstop 4 hari berturut-turut.
  4. Low Power, Router ini menggunakan koneksi mini USB 5 volt untuk daya nya
  5. Dan tentusaja lebih ringkas, dapat dengan mudah dimasukan kedalam tas / saku

Kesimpulan
Router ini sangat worth to buy, selain mendukung hampir semua modem baik itu GSM atau CDMA yang ada di Indonesia, harganya lebih murah, dan compact.

Posted from WordPress for Android

The Grey

Di film “The Grey”, sutradara Joe Carnahan menempatkan tujuh karakter di tengah-tengah pegunungan salju berbahaya yang juga merupakan daerah kekuasaan sekelompok serigala. Pada dasarnya “The Grey” adalah sebuah film petualangan yang mengisahkan sekelompok pria yang bergulat dengan badai salju, udara super dingin, ancaman kelaparan, dataran berbahaya dan sekelompok serigala untuk menemukan jalan mereka kembali ke peradaban.

Dengan gambaran seperti itu, dan trailer yang ditawarkan, penonton langsung berfikir bahwa film ini akan penuh dengan aksi seru dan pertarungan antara manusia dengan serigala, tapi pada kenyataannya tidak. Alih-alih action, film ini lebih memfokuskan diri pada masing-masing karakter yang selamat dari kecelakaan pesawat dan terdampar di pegunungan salju. “The Grey” pun menyinggung-nyinggung soal Tuhan dan keprcayaan, serta bagaimana manusia berhadapan dengan kematian.

Para penonton yang mengharapkan banyak action akan sangat kecewa karenanya. Alih-alih menawarkan pertarungan seru manusia lawan serigala, “The Grey” malah menekankan mengenai intrikasi bagaimana manusia bereaksi atas marabahaya yang diberikan oleh kehadiran para serigala yang merasa terancam daerahnya atas kedatangan mereka.

Filmnya sendiri dibuka dengan sebuah prolog pendek sambil memperkenalkan si tokoh utama Ottway (Neeson), seorang penembak jitu yang pekerjaanya adalah menembaki serigala liar untuk melindungi para pekerja yang tengah sibuk merangkai jalur pipa di sebuah pegunungan bersalju. Meski tampangnya terlihat tangguh, Ottway sejatinya menyimpan rasa sedih luar biasa. Lewat potongan-potongan flashback penonton akan mengetahui bahwa ia telah kehilangan kekasihnya dan kini hidup tanpa semangat, dan bahkan ada masanya dimana ia tinggal sejengkal lagi dari menarik pelatuk ke dalam mulutnya.

Untungnya niat bunuh diri tersebut urung, dan ia pun menaiki pesawat dengan sekelompok pekerja jalur pipa kembali ke Anchorage. Namun di perjalanan pesawat tersebut jatuh dan ia menjadi salah seorang dari segelintir pekerja yang bertahan hidup.

Ottway pun mengajak keenap pria sesama penumpang pesawat yang selamat untuk bergerak ke arah hutan. Ia yakin jika mereka diam di lokasi jatuhnya pesawat, serigala-serigala tersebut akan menyerang mereka. Namun tampaknya perjalanan ini tidak sepenuhnya mulus. Grup tersebut terus berkurang orangnya satu demi satu karena berbagai hal, termasuk ancaman serigala.

Ending “The Grey” yang tiba-tiba tampaknya akan mengesalkan beberapa penonton. Namun sepertinya ending seperti ini dipilih karena cocok dengan alur cerita yang dibangun sejak awal. Secara keseluruhan, “The Grey” adalah film yang sangat dewasa dari sutradara action kenamaan Joe Carnahan (The A-Team). Memang ada beberapa adegan yang terlalu dipaksakan –beberapa dialognya pun terasa sekali bekas hapalan. Namun, “The Grey” mampu memberikan kejutan dan suspens di tengah-tengah kisahnya yang kaya akan kontemplatifitas.

Cara Baru Menghilangkan Blacklist SMADAV

Cara menghilangkan blacklist Smadav 8.9 dan 8.8 Blacklist, atau versi terbaru dari Smadav, ikuti langkah-langkah cara membuang status blacklist Smadav berikut ini:

  1. Non aktifkan terlebih dahulu Smadav yang ada di Systray dengan cara klik kanan kemudian pilih “Exit”.
  2. Buka direktori C:\WINDOWS\system32
  3. Cari file PIR?SYS.DLL,
  4. Jika ketemu, silakan hapus file tersebut. Jika filenya tidak ketemu tidak perlu dicari, silakan ikuti langkah selanjutnya.
  5. Masuk ke Registry Editor (regedit) yaitu dari Start > Run (Ketikan kata regedit didalam boxnya) atau langsung menggunakan short cut: Tombol keyboard bergambar logo Windows dengan tombol R, tekan kedua tombol tersebut.
  6. Kemudian Masuk ke Tree Menu (folder) Registry : HKEY_CURRENT_USER, Software, Microsoft, Notepad.
  7. Kemudian cari file yang bernama: IfPitch?ndFamily, IfPitch?ndFamily2, IfPitch?ndFamily3, berapa pun dan apapun jika nama mengandung kata IfPitch?ndFamily dan ketemu hapus saja gan.
  8. Nah, sekarang kita telah berhasil mengembalikan Smadav blacklist ke Smadav Free seperti biasa atau dalam keadaan normal tanpa blacklist.
  9. Sobat bisa Activekan lagi SMADAVnya, jika tidak bisa sobat bisa restart atau install ulang SMADAV versi 8.9.1 nya, kalau cara Admin Install ulang saja, trus masukkan userid dan passwordnya.

Tips Bertelepon Genggam di Bangkok

Ketika Anda melakukan perjalanan, terutama perjalanan bisnis, Anda perlu tetap dapat dihubungi. Tentu saja hotel yang Anda tempati merupakan tempat utama yang dapat dikontak, namun ketika Anda berpindah dari satu rapat ke rapat lain di berbagai tempat tentu Anda jadi sulit dikontak.

Ketika menggunakan telepon genggam di luar negeri Anda memiliki dua pilihan -pertama tetap menggunakan kartu SIM Anda, jika service provider Anda punya layanan roaming dan Anda mengaktifkan layanan tersebut. Pilihan lain adalah membeli layanan lokal dengan membeli nomor setempat dan Anda akan membayar sesuai biaya lokal.

Kerugian besar menggunakan roaming adalah mahalnya biaya menelepon dan tentu juga charge yang dikenakan ketika seseorang menelepon Anda. Misalnya, Anda sedang di Bangkok untuk keperluan bisnis dan ada janji pertemuan jam 11 pagi. Bila orang yang hendak Anda temui ingin mengubah waktu pertemuan maka ia harus menelepon nomor internasional Anda, sehingga jika kartu SIM Anda dari Indonesia, mitra bisnis Anda perlu melakukan sambungan ke Indonesia dan membayar untuk itu, Anda pun harus membayar bagian dari telepon yang diarahkan dari Indonesia ke Bangkok. Benar-benar kekacauan yang mahal!

Oleh sebab itu, pilihan termudah dan termurah adalah membeli nomor lokal untuk mengganti kartu SIM Anda. Dengan melakukan hal ini, orang yang hendak mengubah waktu pertemuan cukup menelepon nomor lokal Anda dan Anda tidak perlu membayar apapun. Plus, bila menelepon, Anda akan membayar dengan harga lokal sehingga tidak rugi.

Men-set layanan SIM card baru ke telepon genggam Anda di Bangkok merupakan hal yang mudah, dan hanya butuh waktu beberapa menit. Yang Anda butuhkan hanya telepon geggam Anda, paspor dan uang untuk membeli kartu tersebut.

Ada banyak service provider di Bangkok yang menawarkan layanan kartu SIM, dengan jasa layanan yang kurang lebih sama namun dengan variasi harga layanan yang berbeda, jadi terserah Anda untuk memutuskan mana yang lebih baik bagi Anda. Service provider terbesar adalah TrueMove, Happy, dan DTAC, ada pula yang lain.

Sebagaimana telah dikemukakan, kedua layanan ini hampir sama dan nomor kartu SIM yang Anda miliki akan valid hingga enam bulan. Ini baik sekali karena itu berarti bila Anda kembali ke Bangkok nomor tersebut bisa tetap digunakan dan Anda dapat bagikan pada kontak-kontak Anda degan keyakinan bahwa nomor tersebut tidak akan berganti.

Yang perlu Anda lakukan hanya menambah pulsa kartu sedikitnya sekali dalam enam bulan dan dari tanggal Anda menambah pulsa, kartu SIM dan nomor anda akan berlaku hingga enam bulan ke depan. Jika Anda menambah pulsa pada bulan kelima maka kartu dan nomor tersebut akan valid untuk enam bulan lagi.

Bangkok telah maju selangkah dibanding negara lain dalam hal pembayaran jasa layanan. Anda bahkan dapat melakukan top up atau dapat menambah pulsa dari luar negeri. Agar bisa melakukan hal ini Anda sebaiknya membeli kartu top up ketika Anda membeli kartu SIM. Namun Anda perlu tahu masa berlaku kartu top up Anda, pastikan Anda punya masa valid yang paling lama. Hal ini untuk memastikan fleksibilitas Anda dan kepastian Anda tidak akan kehilangan nomor tersebut jika Anda tidak mengunjungi Bangkok dalam jangka waktu tertentu. Layanan lain yang akan menguntungkan Anda ketika Anda memilih menggunakan kartu SIM lokal untuk telepon genggam Anda di Bangkok adalah voice mail, roaming, SMS, WAP access, telepon lokal dan internasional, caller ID, call transfer, call waiting, call barring, dan nomor darurat yang dapat dihubungi.

Jika anda bertanya-tanya mengapa untuk membeli kartu SIM saja Anda perlu membawa paspor. Alasannya sederhana
namun amat penting. Identitas Anda atau nomor paspor tersebut akan digunakan bila telepon Anda dicuri, hilang atau kartu SIM Anda rusak. Jika hal-hal di atas terjadi, Anda dapat mentransfer nomor Anda ke nomor kartu SIM yang baru dan nomor lama Anda akan dimatikan.

Pada kunjungan awal tahun 2012, saya memilih TrueMove untuk saya pakai di blackberry dan samsung galaxy tab saya. Paket yang saya ambil untuk blackberry saya adalah aktif 3 hari blackberry service dengan biaya 70 baht/3 hari full BIS, dan untuk samsung galaxy tab saya, saya mengambil paket unlimited per hari dengan biaya 49 baht/hari. Untuk perdana nya, kita harus merogoh kocek sebesar 199baht… Untuk pembelian nomor, dapat dilakukan pada arrival hall Suvarnabhumi Airport.

Source:

http://www.truemove.com/en/wifi-edge-gprs-package.htm

http://www.truemove.com/blackberry/en/pre_pay.aspx

FX Hotel Makkasan Bangkok

TV + Desk + Minibar Area

TV + Desk + Minibar Area

Gantungan Baju

Gantungan Baju

Kamar Mandi Minimalis

Kamar Mandi Minimalis

2 botol air gratis tapi .... tidak ada teh & kopi: (

2 botol air gratis tapi .... tidak ada teh & kopi: (

Tempat tidur bagus dan nyaman ... itu adalah sedikit terlalu kecil untuk dua orang.

Tempat tidur bagus dan nyaman ... itu adalah sedikit terlalu kecil untuk dua orang.

Nice reception area

Nice reception area.

Ini adalah hotel baru dekat hubungan bandar udara; Makkasan dan MRT (Petchaburi).

Kelebihan:
Murah dan bersih
Staff ramah
Dekat transportasi umum
Mudah akses ke pusat perbelanjaan dan tujuan-tujuan wisata

Kekurangan:
Ruangan Kecil.
Tidak banyak hal yang dapat dilakukan di daerah tersebut.

Jadi jika Anda mencari tempat yang murah untuk tinggal, ini akan menjadi salah satu pilihan yang cocok untuk Anda.
Namun, untuk pengunjung pertama kali di Bangkok, saya akan merekomendasikan untuk tinggal beberapa hotel lainnya.
Karena Anda akan ingin tinggal di tengah atraksi seperti Sukumvit, Siamsquare, Chinatown, atau daerah Koasan Rd.

Airport Rail Link – Bangkok

Setelah beres di airport, sekarang saatnya kita menuju ke kota bangkoknya, hotel yang saya tuju adalah FX Makkasan yang berada di Makkasan. transportasi yang saya pilih saat ini adalah Airport Rail Link – Express Line yang artinya kita naik dari Suvarnabhumi Airport Link Station dan berhenti langsung di Makkasan Airport Link Station. Kereta ini non stop dan berhenti di tujuannya. Sebenarnya ada 2 pilihan untuk menuju ke Makkasan, kereta yang kita naiki dan kereta yang berhenti di setiap stasiun yang ada selama perjalanannya.

Sekedar informasi, warna line kereta ini adalah merah. O iya, mungkin tidak ada salahnya saya menceritakan sedikit mengenai asal usul dari jalur kereta ini. Setelah penundaan yang lama dalam konstruksi dan berjalan beberapa tes, Link Suvarnabhumi Airport dimulai komersial layanan Senin (23 Agustus 2010) dengan tarif diskon khusus yang ditawarkan sampai akhir 2010, memperpendek waktu perjalanan bagi wisatawan udara inbound dan outbound serta mengurangi kedatangan dan keberangkatan dibandingkan dengan transportasi bandara yang ada (MCOT berita online).

Harga tiketnya adalah 90batt per orang yaitu sekitar 26rban dan menurut saya ini sangat murah dan pengalaman yang akan kita dapat apabila menaiki kereta yang satu ini. Sebenarnya gak jauh beda dengan pengalaman Express Line yang terdapat di Kuala Lumpur, Malaysia.

Begitu tiba di Makkasan Airport Link Station, Anda akan disambut dengan suasana yang sepi, hening, dingin dan luas…. Mungkin ini adalah master plan dari pemerintah thailand untuk mengakomodir wisatawan yang akan datang ke kota bangkok pada masa depan. Meskipun stasiunnya besar, saya merasakan suhu ruangannya juga tidak kalah hebatnya dengan di airport (baca: dingin).

Jam sudah menunjukkan pukul 22.11, sebelum saya meninggalkan stasiun Makkasan Airport Link Station, saya sempat berfoto dengan nama stasiunnya, dan tidak lupa mencari informasi bagaimana nantinya saya akan balik ke Suvarnabhumi Airport Link Station dari stasiun ini.

Review: TP-Link TL-MR3420 – 3G/3.75G Wireless N Router

Setelah mempunyai router ini selama hampir 3 minggu, akhirnya saya bisa menuliskan review ini buat rekan-rekan sekalian. Pada tahun lalu, saya memang berencana membeli router ini, tetapi karena alasan budget dan router-router yang telah saya miliki, jadi saya tidak terlalu ingin membeli router USB. Pada desember 2012, saya mencoba mendaftar smartfren evdo rev B, dan hasilnya cukup memuaskan, tapi sayang sekali koneksi tersebut tidak dapat saya share ke perangkat-perangkat wifi saya karena keterbatasan router yang ada. awal tahun 2012, saya berniat membeli router ini dan disambungkan ke smartfren evdo rev b AC2791 dari ZTE.

Tanpa berpanjang lebar, kita langsung membahas paket penjualan dari produk ini. Paket penjualannya sebenarnya mirip-mirip dengan perangkat router lainnya. Didalamnya akan kita temukan Router, Adaptor, Buku manual, cd, 2 antena yang belum terpasang dan kabel UTP. saya lansung melakukan pemasangan antena, dan menyalakan router tersebut dan tentunya tidak lupa memasang modem usb saya. Berhubung saya sudah membaca-baca kompatibel router ini dengan modem usb AC2791, maka saya langsung melakukan upgrade firmware ke yang disarankan teman-teman di kaskus.

Koneksi internet berhasil di sharing setelah 2 menit router ini hidup, kekurangan yang saya rasakan adalah router ini cepat panas di bagian tengah perangkat router ini, solusi yang dapat kita coba adalah dengan cara memberikan laptop cooler dari bawah atau kipas kecil dari samping. Secara keseluruhan, router ini layak beli dan pas dikantong….

Tiba di Suvarnabhumi Airport

Suvarnabhumi Airport : Airport of Smiles, berikut slogan yang akan sering kita temui di airport yang satu ini. pada tanggal 12 februari 2012 kami mempunyai kesempatan untuk jalan-jalan ke bangkok. kami tiba di bangkok international airport ini sekitar jam 21.00an malam, berhubung kami tidak ada bagasi, maka kami tidak terlalu terburu-buru untuk keluar pesawat.

Mungkin bisa di bilang, kami adalah penumpang terakhir yang keluar dari pesawat. Dari pesawat untuk menuju ke gedung airport berjalan melalui airbridge yang sangat dingin. Begitu juga di gedung airport, suhunya sangat dingin. Kami berjalan cukup jauh untuk mencapai pos pengecekan imigrasi, tetapi tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut, berhubung kami baru sekali ini mengunjungi Suvarnabhumi Airport, jadi sembari berjalan-jalan, kami melihat beberapa toko-toko yang masih buka. Setibanya di pengecekan imigrasi, kami cukup kaget, karena antrian panjang sekali, maka kami baru benar-benar keluar dari counter imigrasi itu adalah jam 22.00an.

Pada saat imigration check, berjalan mulus tanpa sedikit pertanyaan dari penjaganya. Seperti yang sudah saya tulis sebelumnya, kami datang tanpa bagasi, maka kita langsung menuju ke arrival hall. Kami mencari counter operator untuk membeli nomor.

Untuk panduan petunjuk arah di dalam airport, saya tidak menemukan masalah, berhubung dimana-mana terdapat sign yang dapat mudah di mengerti. fasilitas umum di airport seperti Toilet sangat terjaga dan semua fasilitas masih dalam kondisi baik (baca: bisa dipakai semua).