Deodoran & Kanker

Bagi perempuan: hati-hati!
Bagi laki-laki: peringatan ini ditujukan bagi pacar, pasangan, istri dan anak perempuan Anda.

Deodoran (yang bukan antiperspirant) memang sulit didapat, tapi sebetulnya masih ada yang memproduksi dan menjualnya.

Sebuah seminar di Amerika mengemukakan hasil penelitian bahwa penyebab terbanyak KANKER PAYUDARA adalah penggunaan deodoran anti-perspirant.

APAA!!!??

Ya, ANTI-PERSPIRANT (misalnya: REXONA Confidence, Fa, Bedak BB Harumsari, dsb.). Kebanyakan produk deodoran adalah anti-perspirant/ deodoran kombinasi. Jadi, cepat pulang ke rumah dan periksa label deodoran Anda!

Deodoran aman dipakai, tapi deodoran ANTI-PERSPIRANT tidak!

Inilah sebabnya:

Tubuh manusia memiliki beberapa daerah yang berfungsi sebagai tempat membuang racun-racun dari dalam tubuh: BELAKANG LUTUT, bagian di BELAKANG TELINGA, daerah SELANGKANGAN (Lipatan Paha) dan KETIAK.

Racun-racun tersebut dibuang dalam bentuk keringat.

Anti-perspirant, seperti jelas ditunjukkan dari namanya saja, mencegah Anda berkeringat, dengan demikian menghambat pembuangan racun-racun tubuh yang seharusnya dibuang melalui daerah Ketiak. Racun-racun ini tidak akan lenyap begitu saja secara sim salabim. Sebaliknya, tubuh menyimpan racun-racun tersebut dalam kelenjar-kelenjar limfa yang ada di daerah ketiak kita karena tidak bisa dibuang melalui keringat. Hal ini menyebabkan terjadinya konsentrasi racun yang sangat tinggi, dan berakhir dengan terjadinya mutasi sel-sel tubuh: ya KANKER itulah.

Hampir semua tumor payudara terjadi di bagian kuadran luar atas daerah payudara. Di sinilah letak kelenjar-kelenjar limfa.

Keterangan:
I. Lateral atas (paling banyak kanker di sini)
II. Lateral bawah
III. Medial atas
IV. Medial bawah

Sebaliknya, kecil kemungkinan bagi laki-laki untuk mengalami kanker payudara akibat penggunaan deodoran anti-perspirant (tapi bukan berarti samasekali tidak terjadi, lho!) sebab sebagian besar deodoran tsb akan tertinggal di bulu ketiaknya sehingga tidak mengenai langsung kulit ketiak. Perempuan kebanyakan mencukur bulu ketiaknya. Perempuan yang mengenakan deodoran anti-perspiran langsung setelah bercukur ber-resiko lebih tinggi untuk terkena kanker, sebab mencukur ketiak menyebabkan luka (yang biasanya sangat kecil dan hampir tidak terlihat) di kulit ketiak, sehingga menciptakan jalan masuk yang lebih cepat bagi zat kimia dalam deodoran tersebut ke dalam daerah ketiak.

Sebarluaskanlah informasi ini kepada orang-orang yang Anda sayangi. Anda akan bisa membantu mencegah lebih banyak perempuan dari serangkan KANKER PAYUDARA dengan cara menyebarluaskan informasi ini. Kanker Payudara saat ini telah menjadi penyakit menakutkan yang paling banyak mematikan perempuan. Kesadaran akan bahaya deodoran anti-perspiran ini mungkin akan menyelamatkan banyak orang. Kalau Anda kurang yakin akan informasi ini, cobalah Anda lakukan riset sendiri. Anda akan sampai pada kesimpulan yang sama. Percaya deh!

Terima kasih.
Team Assistant
Development Research Group
The World Bank
1818 H. St., N.W., Room MC3-321
Washington D.C. 20433
Tel. (202) 473-9081
Fax (202) 522-1159

Alih bahasa: Nur Rachmi, Juli 2002.

One Response

Leave a Reply

%d bloggers like this: