Western Digital ShareSpace

Meskipun Western Digital (WD) merupakan salah satu manufaktur hard drive terbesar di dunia, mereka sangat low profile dengan perangkat NAS atau Network Attached Storage. Dengan NetCenter, WD gagal untuk meramaikan dunia NAS dan kemudian coba dilanjutkannya lagi dengan seri World Book. Sekarang WD meluncurkan seri ShareSpace untuk mencoba meraih konsumen kembali berikut dengan pangsa pasar NAS untuk area small business, dengan fitur kunci tertambat pada kemudahan penggunaan dan value.

WD ShareSpace dilengkapi dengan hard drive WD Caviar GreenPower berkapasitas mulai dari 2TB, 4TB, dan yang tertinggi adalah 8TB. Tentunya hard drive didalamnya dapat diganti atau ditukar sesuka anda, namun anda harus terlebih dahulu untuk mematikan sistemnya sebelum mengganti atau menukar hard drive. Bay yang tersedia sampai dengan 4 bay. Papan pengontrol kecil menggunakan chip 500MHz Marvel SoC dan disediakan sebuah port Gigabit Ethernet yang letaknya bersebelahan dengan dengan 3 buah USB port. Konfigurasi hard drive pada posisi pre-configured menggunakan volume JBOD (Just Bunch of Disk) sederhana dengan maksud mencapai kapasitas maksimal tanpa error, namun anda dapat merubah konfigurasi tersebut ke konfigurasi mirror dan RAID-5 yang tentunya memerlukan tiga atau empat buah hard drive lainnya untuk digunakan. Sementara pada bagian belakang disertakan sebuah kipas besar untuk mendinginkan komponen didalam case. Kipas ini terbilang sunyi senyap pada saat sistem digunakan.

Untuk fitur-fitur NAS-nya, ShareSpace tergolong lengkap. Set Permission untuk user public atau user tertentu saja, pengontrolan penggunaan kapasitas masing-masing hard drive dengan menggunakan kuota tertentu adalah contoh beberapa fitur tersebut. Selain itu tersedia juga fitur Dowloader untuk remote files dengan menggunakan HTTP dan FTP (File Transfer Protocol), akan tetapi tidak dapat menggunakan BitTorrent. Yang disayangkan adalah ketiadaan fitur yang mendukung media layanan UpnP untukstreaming media player yang sesuai. Opsi yang dapat dikonfigurasi hanyalah waktu interval scan untuk mengecek musik baru melalui iTunes.

Performa yang dihasilkan terbilang cukup baik walau tidak juga dapat dibilang mengesankan. File video sebesar 2.52GB dengan menggunakan Gigabit Ethernet menghasilkan kecepan baca sebesar 23.2MB/detik dan kecepatan tulis sebesar 15MB/detik. Sementara operasi FTP ternyata lebih cepat dengan menggunakan FileZilla, 36MB/detik pada kecepatan baca dan 16.3MB/detik untuk kecepatan tulisnya. Dibandingkan dengan perangkat NAS lainnya seperti Synology dan Netgear, WD ShareSpace hadir dengan fitur yang lebih sedikit dan dengan performa yang terbilang cukup baik namun kemudahan instalasi dan manajemen fitur yang solid dari WD diperkuat dengan harga yang tidak terlalu mahal untuk sebuah perangkat NAS masih membuat ShareSpace layak anda lirik sebagai media penyimpanan jaringan anda.

Souce: Bhinneka – Anes

Leave a Reply

%d bloggers like this: