The Pink Panther 2

The Pink Panther 2Hari senin lalu saya nonton The Pink Panther 2 di Cilandak Town Square 21…. sebener nya sich pengen nonton dari minggu lalu, tapi berhubung pada saat tiba di citos nya saya telat 10-15 menit, jadi batal nonton deh…. film ini sangat lucu dan konyol…. wah ketawa terus deh dari awal ampe habis…. dari iklan sebelum mulai nya film aja uda lucu…. saya memang belum pernah nonton yang seri pertamanya… tapi saya rasa film ini bukan film dengan cerita berlanjut koq…. saya enjoy2 aja menonton langsung yg ke 2. Tanpa berpanjang lebar, kita ikuti resensi dari film The Pink Panther 2

Inspector Jacques Clouseau (Steve Martin) mungkin bukanlah seorang polisi yang brilian namun tak akan ada yang menyangkal jika keluguan dan keberuntungannya kadang malah membuatnya menjadi seorang detektif yang handal membongkar kasus kejahatan. Saat seorang pencuri bernama The Tornado tiba-tiba saja muncul dan mencuri beberapa benda berharga, kepolisian Perancis tak punya pilihan selain kembali menugaskan Jacques Clouseau yang semula dipindahkan ke bagian lalu lintas. Bekerja sama dengan kepolisian dari berbagai negara, kepolisian Perancis membentuk sebuah tim pemberantas kejahatan yang beranggotakan polisi dari berbagai negara.

Jacques Clouseau kemudian dikirim untuk bergabung dengan tim yang beranggotakan Chief Inspector Randall Pepperidge (Alfred Molina) dari Inggris, Inspector Vicenzo Brancaleone (Andy García) dari Italia, Kenji Mazuto (Yuki Matsuzaki) dari Jepang dan Sonia Solandres (Aishwarya Rai) dari India. Ternyata, dari sekian banyak benda berharga yang dicuri The Tornado, ada satu berlian berharga mahal yang disebut The Pink Panther yang juga menjadi simbol negara Perancis yang tak dapat digantikan.

Maka mulailah tim penyelidik dari berbagai negara ini menelusuri jejak yang ditinggalkan The Tornado. Seperti biasa, selama penyelidikan, banyak terjadi kejadian konyol akibat ulah dari Jacques Clouseau yang kadang seolah dikejar-kejar kesialan. Film komedi hasil arahan sutradara Harald Zwart ini adalah sekuel dari film THE PINK PANTHER yang rilis tahun 2006 lalu. Peran Clouseau masih dipercayakan pada aktor Steve Martin yang terakhir ikut bermain dalam film TRAITOR. Pengambilan gambar film ini berlangsung di Paris dan beberapa kota di Amerika Serikat.

Ada dua hal yang patut disayangkan dari film ini. Yang pertama adalah casting bagus yang tak diimbangi dengan naskah dan penyutradaraan yang sama bagusnya. Akibatnya para aktor dan aktris pendukung yang sebenarnya dapat ‘berbuat lebih’ seolah jadi karakter dangkal yang hanya muncul bergantian dari awal hingga akhir film. Aishwarya Rai yang biasanya tampil prima dalam film-film Bollywood pun terasa jadi tenggelam dalam film ini. Untungnya Alfred Molina dan Andy Garcia cukup mampu mengatasi keadaan dan tampil lebih bagus meski itu pun tak bisa disamakan dengan film-film mereka sebelumnya.

Masalah kedua adalah gagalnya sang sutradara dam penulis naskah untuk menuangkan ide lama, The Pink Panther, menjadi sebuah tontonan yang berkualitas. Akhirnya, film ini hanya menjadi sekedar rangkaian humor fisik macam THE THREE STOOGES atau Warkop DKI yang dengan segera terlupakan ketika film berakhir. Namun terlepas dari itu semua, performa film ini di jajaran film-film box office ternyata cukup bagus juga. Kabarnya, sejak diluncurkan 6 Februari lalu, film ini sudah meraih US$28 juta lebih di seluruh dunia.

Leave a Reply

%d bloggers like this: